Home / News NTT / “Tidak Benar Saya Sedang Sekamar dengan Pak Abraham!”

“Tidak Benar Saya Sedang Sekamar dengan Pak Abraham!”

Abraham Maulaka. (duta-news.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Kisruh pendapat ekses dari dugaan ditemukannya oknum Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTT, Abraham Maulaka alias Aba dengan stafnya, Kasubag TU UPT Laboratorium Perikanan, Mahyani, masih terus menjadi teka teki.

Bahkan Mahyani ketika ditemui moral-politik.com, di Kota Kupang, belum lama ini mengisahkan bahwa dirinya ketika itu sedang berada dalam kamar putrinya bernama Lia untuk mencari pemilik nama lengkap Elisabeth Prillia Yahya Carvallo itu. Sedangkan Aba berada di ruang tengah, dirinya sedang melihat-lihat rumah Mahyani. “Keadaan pintu depan rumah pun dalam keadaan terbuka, tidak terkunci!” tegas dia.

‎Sementara itu, diakuinya juga bahwa hubungan rumah tangga antara Yohanes Nani Carfallo dengan Mahyani sedang renggang. Keduanya diketahui sudah pisah rumah dan ranjang karena Yohanes sering melakukan penganiayaan terhadap dirinya.

Dijelaskan Mahyani, bahkan pada tahun 2015 yang lalu, Yohanes pernah dilaporkan ke Polsek Alak karena melakukan tindakan KDRT terhadap Mahyani. Namun laporan tersebut dicabut usai korban bersedia berdamai dengan Yohanes.

Mahyani istri Yohanes tak membantah hal tersebut. Dirinya tetap mengakui sudah lebih dari 5 tahun keduanya pisah meja dan tempat tidur. Bahkan Yohanes berniat menceraikan dirinya.

“(Yohanes) memang sudah tidak serumah lagi dengan saya. Dia hanya sesekali datang ke rumah untuk bertemu dengan ketiga anak kami. Karena anak-anak memilih tinggal dengan saya,” ungkap Mahyani.

Ketika disinggung terkait hubungannya dengan Kadis DKP NTT Abraham Maulaka, dirinya mengatakan hanya sebatas atasan dan bawahan. Ia memang yang mengajak Pak Kadis Abraham ke rumahnya untuk menasehati anaknya Lia agar jangan mencari kerja ke Jakarta karena sangat khawatir.

“Anak saya lia memang sudah kenal baik dengan pak Abraham sehingga saya yakin kalau beliu nasehati Lia akan mendengarnya, “Ucap Mahyani.

Baca Juga :  Pilkada Kota Kupang, Pergi kemana Partai Gerindra?

Menurutnya, tidak hanya itu, kedatangan beliau juga ingin membantu Lia dalam mencari pekerjaan. Saat keluar dari rumah, saya, Lia dan Pak Abraham naik mobil. Kami bertiga, bukan seperti yang Yohanes bilang di laporan polisi dan beberapa media itu kalau hanya kami berdua saja,” ungkap Mahyani dengan nada kesal.

“Ini persoalan sudah di depan hukum, nanti kita lihat proses hukumnya dulu. Benar tidak seperti yang dilaporkan terlapor Yohanes. Kalau soal apakah saya akan lapor balik atau tidak, hal itu tidak menutup kemungkinan. Namun kita saat ini kita fokus dengan proses hukum yang sedang berjalan,” ungkap Mahyani.**

Penulis: Semar Dju

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button