Home / News NTT / Waduh!! Pembangunan Fisik RSUD SK Lerik Baru 35%, Viktor Buka-bukaan

Waduh!! Pembangunan Fisik RSUD SK Lerik Baru 35%, Viktor Buka-bukaan

Rumah Sakit Umum SK Lerik Kota Kupang. [Google]

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.com: Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terus memantau dan melakukan evaluasi progres pelaksanaan fisik pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik dengan besaran anggaran senilai Rp 27,9 milliar yang berlokasi di Jalan Timor Raya.

Pasalnya pembangunan itu menggunakan dana APBN yang dialokasikan pihak Kementerian Kesehatan pada tahun 2015 lalu, namun realisasi fisiknya belum sesuai harapan.

Demikian dikatakan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pembangunan RSUD, S.K. Lerik, Viktor Maubana kepada moral-politik.COM, di lokasi pembangunan RSUD tersebut, Kamis (4/2/2016) yang lalu.

Ia mengatakan, pelaksanaan pembangunan RSUD SK Lerik terus dilakukan pemantauan dan evaluasi progress pekerjaan fisiknya. Sehingga, untuk saat ini realisasi fisik dari pembangunan tersebut sudah mencapai kurang lebih 35 persen.

“Proses pembangunan RSUD SK Lerik ini kami terus melakukan evaluasi pelaporan pelaksanaan fisik dalam setiap minggu, sehingga saat ini secara fisik sudah mencapai kurang lebih 35 persen,” katanya.

Viktor menjelaskan, dalam pelaksanaan pembangunan lanjutan RSUD SK Lerik yang dikerjakan melalui kerja sama operasional (KSO) antara PT. Ris Putra Delta dan PT. Indonesia Cahaya. Namun saat ini pembayara terhadap realisasi fisik belum dilakukan karena ada kesepakatan bahwa pembayaran baru bisa dilakukan setelah proyek selesai dikerjakan.

“Selama pelaksanaan pekerjaan pihak kontraktor menggunakan dana sendiri, sebab sudah ada kesepakatan yang dibuat antara pemerintah Kota bersama para kontraktor,” katanya.

Untuk itu, lanjut Viktor, dalam pelaksanaan lanjutan pembangunan RSUD SK Lerik, pihak kontraktor ingin melanjutkan pekerjaan hingga selesai. Maka dengan waktu yang diperpanjang hingga 19 Februari tersebut, pemerintah terus menggenjot agar pelaksanan pembangunan ini bisa cepat terselesai hingga batas waktu yang diberikan.

“Pembangunan RSUD SK Lerik telah dilakukan pencairan dana awal sebesar Rp. 5,6 milliar, dan sisanya baru diserahkan hingga pelaksanaan selesai 100 persen,“ katanya.

Baca Juga :  Diduga Manajemen RSUD W.Z Johannes Kupang Gelapkan Dana APBD Rp22 Miliar

Terpisah, Asiten III Setda Kota Kupang Jacob Laurens Tokoh mengaku soal pembangunan RSUD SK Lerik, pemerintah terus melakukan pemantauan dan menggenjot proses pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh pihak kontraktor.

Hal itu, kata Tokoh, bertujuan agar pelaksanaan pembangunan bisa segera terselesaikan dengan tetap memperhatikan kualiatas pekerjaan sesuai batas waktu yang diberikan hingga 19 Februari tersebut.

“Kami terus melakukan pemantauan pelaksanaan pekerjaan karena pembangunan tersebut punya manfaat yang tinggi bagi masyarakat Kota Kupang. Apalagi, pembangunan tersebut adalah sebuah pusat fasilitas pelayanan kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkas dia.

Penulis: Nyongki

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button