MORAL-POLITIK.COM: Menanggapi protes dari Pendeta dan Jemaat Gereja Koinonia, Kuanino, Kota Kupang, Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Kupang, Noce Nus Loa mengaku akan mencabut ijin dari tempat karaoke Happy Puppy, jika dalam pengoperasian ada praktek lain, seperti menjual minuman keras dan praktek-praktek yang tidak sesuai peruntukannya.

“Tempat karaoke Happy Puppy yang kembali beroperasi berdasarkan ijin dari Pemerintah Kota Kupang, sebab tempat tersebut bukan tempat hura-hura melainkan tempat karaoke keluarga. Penutupan operasi yang dilakukan beberapa waktu lalu karena pihak Happy Puppy tidak mengantongi ijin resmi dari pemerintah,” kata Noce kepada moral-politik.com, di Balai Kota Kupang, Senin (29/2/2016).

Menurutnya, ijin yang dikeluarkan oleh pemerintah karena kawasan tersebut memang kawasan bisnis. Lagian tempat tersebut bukan karaoke-karaoke dalam tanda kutip yang mempunyai praktek ganda, sehingga pihaknya mengeluarkan ijin.

Baca Juga :  Menyoroti Proyek Pengerjaan Kantor PN Kupang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here