MORAL-POLITIK.COM: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengepakkan sayap perjuangannya untuk terealisasinya pembangunan jembatan Pancasila Palmerah, yang dilengkapi dengan pembangkit listrik baru energi terbarukan di Kabupaten Flores Timur, yang menghubungkan pulau Larantuka – Adonara.

Gubernur Provinsi NTT, Frans Lebu Raya, melalui Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) NTT, Andre W. Koreh, di ruang kerjanya, Jumat (8/4/2016) siang, mengungkapkan, pada Senin (11/4/2016) di Kedutaan Besar Belanda akan dilangsungkan pertemuan antara pihak Kedutaan Besar Belanda dengan Pemerintah Provinsi NTT.

Andre menuturkan bahwa pihak Pemerintah Provinsi NTT yang diundang adalah Gubernur NTT, sedangkan dirinya dalam status untuk mendampingi Pak Gubernur, karena sebagai instansi teknis yang membuat perencanaan pembangunan jembatan.

Mantan Ketua KNPI NTT yang pada hari ini penuh sumringah karena berulang tahun ini, kembali menyatakan optimismenya bahwa jembatan dan turbin listrik baru engergi terbarukan akan di bangun pada akhir tahun 2016 ini oleh investor Belanda.

“Ini adalah era baru bagi NTT yang akan di kenang sepanjang sejarah peradaban dunia, sebab mega proyek ini akan memecahkan pelbagai permasalahan pembangunan di NTT, mulai dari komunikasi, perekonomian, kebutuhan akan energi listrik, dan yang tak kalah menariknya adalah pembangunan di bidang kepariwisataan. Sebab setiap tahun pada acara Semana Santa bisa menyedot tiga puluhan ribu wisatawan baik mancanegara maupun Nusantara yang berkungjung ke Flores Timur, lalu melanjutkan perjalanannya ke sepanjang Pulau Flores, atau ke Alor, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba, dan ke Pulau Timor,” bebernya. **

Penulis: Nyongki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 + 6 =