MORAL-POLITIK.COM: Perjuangan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya untuk membangun Jembatan Pancasila Palmerah yang dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Energi Baru Terbarukan di Kabupaten Flores Timur, mulai memasuki babak-babak yang mengarah kepada teraktualisasinya ide dan gagasan briliant tersebut.

Frans Lebu Raya melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTT, Andre W. Koreh menjelaskan bahwa Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melalui suratnya kepada Gubernur NTT Nomor: 34/B.4/A.6/2016, perihal undangan Signing MoU B-to-B pada Indonesia – The Netherlands Business Forum di Den Haag, Belanda, tanggal 18 April 2016.

“Hal yang paling menggembirakan dalam surat tersebut diketahui bahwa rangkaian acara di Belanda itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kunjungan Kerja Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), ke Belanda pada tanggal 22 April 2016, dimana BKPM bekerjasama dengan KBRI Den Haag, Kementerian Luar Negeri RI dan VNO-NCW (Confederation of Netherland’s Industry and Employers) akan menyelenggarakan Indonesia – The Netherland Business Forum di Grand Hotel Amrath Kurhaus, Den Haag, Belanda,” sebut mantan Kepala Biro Penyusunan Program Setda Provinsi NTT itu.

Andre menjelaskan, penyelenggaraan Business Forum dimaksudkan untuk menunjukkan komitmen Indonesia yang disampaikan langsung Presiden RI untuk meningkatkan kerjasama ekonomi Indonesia dan Belanda. Busines Forum ini juga menjadi sarana penyampaian informasi mengenai kebijakan perekonomian Indonesia terkini, potensi kerjasama, peluang bisnis, serta sebagai forum networking antara pengusaha Indonesia dan Belanda.

Ketika ditanya apakah Jokowi akan menyaksikan secara langsung acara penandatanganan dimaksud, Andre menggumam bahwa ada tiga acara penandatanganan lainnya, pihaknya akan berupaya agar Signing MoU B-to-B pada Indonesia – The Netherlands Business Forum juga akan disaksikan secara langsung oleh Presiden Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + = 11