MORAL-POLITIK.COM: Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Kupang, semakin memerketat pengawasan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan laporan omset pajak, baik secara langsung pada lokasi objek pajak, maupun terhadap juru pungut dari Dispenda sendiri.

Menurutnya, saat ini pihaknya telah siap memberlakukan perhitungan pajak secara online di hotel-hotel dan restaurant di Kota Kupang. Perhitungan secara online itu akan menggunakan tapping box yang berguna untuk merekam secara keseluruhan proses masuk keluar uang di mesin kas.

Kepala Dispenda Kota Kupang, Jefri Pelt, kepada moral-politik.com, di Kota Kupang, belum lama ini, menjelaskan, selama ini masih banyak hotel dan restaurant di Kota Kupang yang menggunakan sistem dua buku, yakni dengan memasukan buku laporan omset yang real bagi manajemen, dan memberikan buku laporan omset yang palsu bagi Dispenda.

Dirinya mencontohkan, ada hotel ataupun restauran yang memiliki pengunjung dalam sehari bisa mencapai lima orang, namun yang dilaporkannya kepada Dispenda melalui buku laporan omset palsu hanya sebanyak dua orang. Sedangkan, pajak yang mereka ambil tersebut bukanlah hak mereka, karena mereka sifatnya hanya mengumpulkan pajak tersebut dari konsumen dan tidak mengganggu atau mengurangi pendapatan mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

72 − 65 =