Home / Populer / Dianggap Menebarkan Isu SARA, Yusron Dilaporkan ke Bareskrim

Dianggap Menebarkan Isu SARA, Yusron Dilaporkan ke Bareskrim

Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Dubes RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra, di dalam kereta Shinkansen, rute Sendai-Tokyo, sesudah menghadiri Konferensi PBB tentang Bencana di Sendai, Sabtu (14/3/2015). Wapres mewakili Presiden menjadi pembicara dalam forum PBB tersebut.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM:  Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, dilaporkan oleh Komunitas Relawan Basuki Tjahaja Purnama Mania (“Batman”) ke Badan Reserse Kriminal Polri.

Ia dilaporkan atas dugaan diskriminasi terhadap etnis tertentu karena mengunggah komentar bernada SARA mengenai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Keberadaan kami datang ke sini adalah untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat siapa pun maupun pejabat untuk berhati-hati, berbicara tentang isu SARA,” ujar kuasa hukum Batman, Reinhard Parapat, di Bareskrim Polri, Jumat (1/4/2016).

Reinhard mengatakan, pihaknya membawa bukti berupa salinan sejumlah tweet Yusron yang melontarkan komentar bernada SARA itu. Tweet itu dipublikasikan pada 28 Maret 2016 lalu. Ia mempermasalahkan penggunaan kata “China” yang ditujukan untuk etnis Tionghoa.

“Jelas-jelas sudah diumumkan oleh pemerintah, bukan lagi China, tapi Tionghoa. Itu bahasa sudah berbeda ya, sudah mendiskreditkan kelompok etnis tertentu,” kata Reinhard.

Reinhard menyayangkan komentar tersebut dilontarkan Yusron di media sosial yang sifatnya mudah menyebar secara cepat ke netizen. Terlebih lagi, Yusron adalah seorang tokoh terpandang yang mewakili negara Indonesia.

“Pejabat sekelas duta besar mewakili negara seharusnya punya etika terhormat, apalagi ada etika sebagai diplomat. Itu tidak menunjukkan pendidikan yang baik ke masyarakat,” kata Reinhard.

Yusron sempat berkicau di akun Twitter miliknya, @YusronIhza_Mhd. Dalam kicauannya, Yusron menyoroti kepemimpinan Ahok yang ia anggap arogan.

Menurut dia, kepemimpinan Ahok yang arogan berpotensi membahayakan masyarakat kecil yang beretnis sama dengan Ahok.

Baca Juga :  Irwanto: Ahok Melawan 'Groupthink' DPRD

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button