MORAL-POLITIK.COM: Real Madrid berhasil membalaskan dendam sekaligus mempermalukan FC Barcelona pada duel panas berlabel el clasico di Camp Nou, Sabtu (2/4/2016) atau Minggu dini hari WIB. Tim berjulukan Los Blancos ini menang 2-1.

Pada pertemuan putaran pertama musim ini, 21 November 2015, Real Madrid tak berkutik di hadapan pendukungnya. Menjamu Barcelona di Santiago Bernabeu, tim berjulukan Los Blancos ini menyerah dengan skor mencolok 0-4.

Laga ini pun diwarnai kartu merah yang diterima bek Real Madrid, Sergio Ramos, tujuh menit menjelang pertandingan usai. Tetapi, kemenangan Real Madrid yang ditentukan oleh Cristiano Ronaldo, justru terjadi saat mereka bermain dengan 10 orang, tepatnya tiga menit setelah Ramos keluar.

Tambahan tiga poin ini tak mengubah posisi Real Madrid di klasemen sementara. Dengan raihan 69 poin, tim ibukota Spanyol tersebut tetap berada di urutan ketiga. Tetapi mereka bisa memangkas jarak dengan Barcelona di puncak dengan koleksi 76 poin, sekaligus menghentikan rekor tak terkalahkan sang rival dalam 39 pertandingan pada semua kompetisi.

Hasil ini pun tetap menjaga asa Real Madrid bersaing memperebutkan gelar La Liga, meskipun peluangnya terbilang tipis. Dengan sisa tujuh pertandingan, bukan mustahil pasukan Zinedine Zidane terus menggerus jaraknya dengan Barcelona serta rival sekota, Atletico Madrid, yang kini hanya tertinggal enam angka dari sang pemuncak klasemen.

Barca mengambil kendali permainan sejak peluit kick-off berbunyi. Berdasarkan statistik Sport Radar, tuan rumah menguasai bola sebanyak 56 persen dan melakukan 11 tembakan ke arah gawang berbanding 9 milik tamu.

Peluang emas pun langsung hadir pada menit ke-10, ketika Neymar menyisir sisi kiri pertahanan Real Madrid dan melepaskan umpan datar. Sayang, Luis Suarez tidak bisa membuat gol meskipun dia tak terkawal dan berada di mulut gawang. Sambaran Suarez tak sempurna, sehingga bola melenceng ke sisi kanan gawang Keylor Navas.

Pada menit ke-24, Lionel Messi melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti lawan. Sergio Ramos berusaha menutup dan membuat striker asal Argentian itu jatuh tetapi wasit bergeming. Ini membuat pelatih Luis Enrique berteriak dari pinggir lapangan sebagai ungkapan kekesalan lantaran tak diberikan hukuman penalti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

93 − = 87