MORAL-POLITIK.COM: Dalam rangka menghindari pendobelan peneriman beasiswa, Pemerintah Kota Kupang menghimbau kepada calon penerima Beasiswa Miskin yang sudah mendapat bantua beasiswa dari lembaga lain, agar tidak mendaftarkan diri lagi sebagai calon penerima Beasiswa Miskin. Hal ini perlu dilakukan agar warga miskin yang belum terakomodir menerima beasiswa berpeluang mendapatkan beasiswa bantuan pemerintah Kota Kupang.

“Waktu hasil verifikasi penerima Beasiswa Miskin tahap awal kemarin yang berjumlah 1000 orang, yang kemudian membengkak menjadi 1300 penerima, pemerintah sempat kecolongan karena ada beberapa penerima sudah mendapatkan beasiswa dari tempat lain seperti, beasiswa Bidik Misi dan lainnya. Namun untuk kali ini pemerintah akan lebih selektif menyeleksi calon penerima Beasiswa Miskin,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Jerhans Ledoh, kepada moral-politik.com, belum lama ini.

Dikatakan Ledoh, pemerintah telah memutuskan untuk menambah kuota penerima Beasiswa Miskin dari 1000 menjadi 150 penerima, untuk mengisi kelebihan kuota dari rencana awal yang cuma 1000 penerima.

Dan, tambah dia, untuk memuluskan rencana tersebut, pemerintah akan mengajukan anggaran tambahan dalam sidang perubahan, sehingga kelebihan 300 penerima dari penerimaan awall bisa tertutupi, sekaligus pemerintah akan menanmbah lagi 200 penerima untuk menggenapi jumlah yang akan diajukan.

“Untuk 200 penerima tambahan, kami akan lebih teliti lagi, selain itu saya juga mau menghimbau kepada warga yang sudah mendapat beasiswa dari lembaga lain, dimohon untuk tidak masuk mendaftar untuk mendapat beasiswa dari pemerintah Kota Kupang,” pungkas Jerhans. **

Penulis: Nyongki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + = 13