MORAL-POLITIK.COM: Bakal calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak konsisten terkait rencana penataan kawasan di Luar Batang, Jakarta Utara.

Menurut Yusril, keterangan Ahok berubah-ubah soal rencana itu. Awalnya, kata Yusril, Ahok mengatakan berniat menggusur Luar Batang, tetapi kemudian berubah lagi dengan mengatakan tidak berniat menggusur kawasan tersebut.

“Pak Ahok ini sudah mencla-mencle, kemaring ngomong begitu sekarang ngomong lain lagi,” kata Yusril saat ditemui di acara silaturahim yang digelar Ikatan Parantauan Minangkabau (IPM) di Anjungan Minangkabau, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (10/4/2016).

Yusril, yang mengaku telah diberi kuasa oleh warga Luar Batang untuk menangani perkara itu, menantang Ahok. Ia meminta Pemprov DKI Jakarta menunjukkan bukti kepemilikan atas tanah di Luar Batang.

“Kami men-challenge (menantang) beliau. Ya, kalau Anda merasa tanah Luar Batang itu milik Pemda DKI, ya Anda buktikan, mana suratnya,” kata Yusril.

Ia mengatakan, warga Luar Batang mempunyai bukti kepemilikan tanah, mulai dari sertifikat hak milik, hak guna bangunan (HGB), surat girik, dan surat jual beli sebagai landasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + 2 =