MORAL-POLITIK.COM: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pernah memanggil dan meminta keterangan dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait kasus pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, (23/11/2015) lalu.

Ketua BPK RI Harry Azhar menyebut pemanggilan itu berkaitan dengan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar BPK melakukan audit investigasi pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras dalam APBD Perubahan 2014.

“Makanya kami minta Ahok datang dan dimintai keterangan sembilan jam. Kami minta saat itu tidak ada kamera yang masuk,” kata Harry, dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/4/2016).

Dia menyebut pemanggilan ini bersifat pro justicia. Jika Ahok tidak bersedia dimintai keterangan, maka BPK tidak menganggap pernyataan mantan Bupati Belitung Timur itu.

Akhirnya Ahok mau dimintai keterangan selama sembilan jam oleh penyidik BPK.

“Beberapa pemeriksa bahkan mengatakan, dia (Ahok) tiap jam ke kamar mandi,” kata Harry.

Setelah dimintai keterangan selama sembilan jam, Harry menyoroti pernyataan Ahok selama konferensi pers bersama Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK Yudi Ramdan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

33 + = 43