MORAL-POLITIK.COM: Sebanyak 10 karyawan perusahaan PT. Columbia yang berdiri di bidang barang elektronik seperti tempat tidur, HP, Kamera, laptop, dan sprin lainnya di pecat atau di PHK tanpa pasangon.

Hal tersebut selalu mereka alami kendati mereka bekerja dengan begitu keras untuk memberi keuntungankepada pemilik perusahaan, namun para karyawan ini dicampakkan begitu saja oleh pemilik perusahaan.

Davit Banguhari, salah satu korban pemecatatan di perusahaan itu kepada moral-politik.com, Selasa (5/4/2016) menuturkan bahwa perlakuan tidak manusiawi itu dilakukan oleh pimpinan perusahaan PT. Kolumbia bersama HRD, Mira Maris Coti yang juga ia mengaku mantan wartawan Sindo TV Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang melakukan PHK terhadap 10 karyawannya tanpa diberi pesangon.

“Kami sudah laporkan kasus pemecatan ini ke Nakertrans Provinsi NTT agar ditanggap serta diselesaikan secara prosedur ketenaga kerjaan, namun kami juga bersepakat hal ini lebih bagus lagi kalau media juga ikut mengetahuinya,” tutur Davit.

Senada dengan itu, Abe Nggela, salah satu karyawan yang di keluarkan tanpa pesangon nenuturkan, pimpinan perusahaan bersama HRD memutar balik kami, dengan janji gaji kami sekian tapi bayarnya cuman sekian pihak pimpinan CV. Columbia bersama HRD Ibu Maria itu.

Selain itu, menurutnya, mereka juga selama bekerja di CV. Columbia Cabang Kupang tidak ada menandatangani kontrak kerja dari awal sampai hari ini, bahkan mereka pun tidak mendapatkan jaminan kesehatan BPJS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 85 = 95