MORAL-POLITIK.COM: Pemerintah Sarawak janji akan mendaftarkan seluruh tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di wilayahnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya TKI ilegal.

Menteri Perencanaan Sumber dan Alam Sekitar II, Menteri Kemudahan Awam, dan Menteri Pembangunan Perindustrian Sarawak Datuk Amar Awang Tengah Ali Hasan mengatakan pihaknya fokus menangani hal ini, karena membutuhkan TKI.

“Jika tidak ada fokus dalam penanganan (TKI) ini, tidak ada pembangunan. Sehingga kami pastikam semua pekerja didata,” kata Datuk Amar saat bertemu Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang, di Kuching, Sarawak, Malaysia, Selasa (5/4/2016).

Melalui pendataan itu, nantinya para TKI akan mendapat jaminan hukum. Kemudian mereka juga akan mendapat perlindungan negara.

Tak hanya itu, nantinya para pengusaha dan tuan rumah bisa menggaji mereka dengan upah yang layak.

“Kami tidak mau majikan mengambil kesempatan. Kami memastikan majikan yang membutuhkan tenaga kerja mesti mendaftar terlebih dahulu, karena penting menjaga kepentingan pekerja itu,” kata Datuk Amar.

Berdasarkan data Kementerian Perencanaan Sumber dan Alam Sekitar II, Kemudahan Awam, dan Pembangunan Perindustrian Sarawak, jumlah tenaga kerja Indonesia yang terdaftar sebanyak 141.804 orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

72 + = 74