Home / News NTT / Pengurusan Adminduk Terkendala Peralatan, Warga Diminta “Tahan Emosi”

Pengurusan Adminduk Terkendala Peralatan, Warga Diminta “Tahan Emosi”

Kepala Dinas Kependududkan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang, David M. Mangi. (Foto: seputar-ntt.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Warga Kota Kupang yang mengajukan permohonan pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kupang semakin meningkat. Rata-rata setiap hari jumlah pemohon yang mengajukan permohonan pengurusan Adminduk, jumlahnya mencapai 800 orang lebih.

“Warga yang datang untuk mengurus administrasi kependudukan baik itu e-KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan dokumen kependudukan lainnya di Dispendukcapil Kota Kupang per hari sebanyak 800 orang lebih,” ungkap Kepala Dinas Kependududkan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang, David M. Mangi, kepada moral-politik.com, di ruang kerjanya, Jumat (29/4/2016) siang.

Menurut David, sebanyak 800 orang perhari merupakan jumlah minimal, tetapi jika bertepatan dengan adanya pembukaan test baik PNS, Polisi maupun menjelang tahun ajaran baru sekolah-sekolah, jumlah pengurusan Adminduk, bisa mencapai 2000 orang per hari.

“Dengan jumlah sebanyak itu, tentunya diharapkan adanya pengertian dari masyarakat yang datang mengurus seluruh permohonan Adminduk. Karena salah satu faktor masih terbatasnya peralatan cetak, sehingga dalam kepengurusan Adminduk sesuai berkas yang dimasukan oleh pemohon bisa makan waktu lama, sebab waktu percetakan yang disediakan hanya 8 jam. Bahkan ada yang tidak bisa terselesaikan dalam sehari,” jelas David.

David mengatakan, dalam memperlancar semua proses kepengurusan cetak administarsi kependudukan, telah dibuat permintaan pengadaan alat cetak Adminduk melalui Wali Kota kepada Dirjen Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga :  Kades & Camat di NTT minta Mendagri jangan tutup Badan Pengelola Perbatasan

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button