MORAL-POLITIK.COM: Direktris Rumah Perempuan Kupang, Libby Ratuarat-Sinlaeloe, menuturkan bahwa Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April merupakan momentum bagi kaum perempuan untuk mengembangkan potensi dirinya.

“Perempuan harus bisa bangkit dari keterpurukan dan berjuang secara mandiri dalam segala aspek termasuk aspek politik,” kata dia kepada para wartawan di kantor Rumah Perempuan Kupang, Rabu (20/4/2016).

Menurut Libby, momentum peringatan Hari Kartini adalah merupakan momentum bagi kaum perempuan untuk bangkit mengembangkan pontensi dirinya. Karena, momentum tersebut adalah salah satu bagian bagi perempuan NTT untuk bisa mengenang dan menyegarkan kembali ingatannya akan pentingnya pemahaman dan penghayatan, serta arti perjuangan Kartini sebagai kebangkitan kaum perempuan.

Dia menilai, dengan kondisi dan posisi perempuan saat ini terutama di NTT dan Kota Kupang khususnya, sudah banyak perempuan yang berkiprah di berbagai bidang, termasuk keterlibatan aktif perempuan dalam dunia politik.

Perempuan, sebut dia, telah menunjukkan jati dirinya sebagai pemimpin dan telah mulai menunjukkan kemandiriannya dalam mengurus keluarga maupun dalam mengembangkan kariernya di sejumlah bidang termasuk bidang politik.

“Hanya saja sebagian besar perjuangan kaum perempuan berkiprah dalam segala sektor masih mengalami penindasan, seperti kekerasan dalam rumah tangga maupun kekerasan lainnya. Untuk itu, melalui momentum memperingati Hari Kartini ini, kaum perempuan sudah bisa kembali bangkit untuk mengembangkan potensi dirinya menjadi sejajar dalam segala aspek,” tandas Libby.

Penulis: Nyongky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 13 = 16