MORAL-POLITIK.COM: Siapa yang tak kenal Agatha Trisnawaty (25), atlit nasional pencak silat Perisai Diri (PD) asal Maumere, Sikka? Atlit yang pernah masuk Pelatnas dan mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam kejuaraan dunia pencak silat di Jakarta tahun 2010 itu, saat ini diterlantarkan nasibnya oleh Pemerintah Kabupaten Sikka.

Betapa tidak, surat rekomendasi dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andy Malerangeng, kepada Pemkab Sikka untuk mengangkat Agatha menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) daerah, hingga kini tidak dilaksanakan.

Ironisnya, dari mantan Bupati Sikka, Sosimus Mitang, hingga bupati terpilih sekarang, Yosep Ansar Rera, Agatha hanya diberi janji yang tak pasti.

Prisila, ibu kandung Agatha kepada moral-politik.com, Sabtu (2/3/2016) menuturkan, selain pernah menjuarai kejuaraan dunia, Agatha juga pernah dua kali meraih medali emas saat mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kejuaraan PON di Riau dan Kalimantan.

Bukan hanya disitu saja, dia juga sudah puluhan kali mengharumkan nama Kabupaten Sikka, NTT bahkan Indonesia dalam setiap kejuaraan pencak silat.

“Sudah terlalu banyak perjuangan anak saya mengharumkan nama daerah Sikka hingga Indonesia, tetapi nasibnya tidak diperhatikan,” ujarnya sambil menunjukkan puluhan foto serta piala yang diraih anaknya.

Menurut dia, surat rekomendasi Menpora tersebut didapati usai Agatha meraih medali emas dalam kejuaraan dunia di Jakarta. Namun, tidak direspon sama sekali oleh Pemkab Sikka yang saat itu dinahkodai, Bupati Sosimus Mitang.
Merasa nasib anaknya diterlantarkan, dirinya nekad menemui bupati, Mitang guna mempertanyakan kejelasan nasib Agatha.

Namun, hanya janji yang didapatinya. Bahkan, janji bupati itu tidak pernah teralisasi hingga masa jabatannya berakhir. “Ini bukti janji pak bupati saat itu. Semuanya ada di koran harian Pos Kupang,” tegasnya sembari menunjuk berita di koran Pos Kupang.

Tak hanya sampai di situ, dia juga rela bertemu dengan bupati terpilih sekarang, Yosep Ansar Rera. Namun, kata yang sama didapatinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 + 3 =