MORAL-POLITIK.COM: Dampak dari minimnya curah hujan di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hampir dipastikan pada tahun 2016 ini, NTT terancam rawan pangan karena kekeringan. Sebagai langkah antisipasi meminimalisir masalah rawan pangan, senator Ibrahim Agustunus Mendah (Iban Medah) mengaku telah menyiapkan sebanyak 50 juta Anakan Ubi Ungu untuk membantu masyarakat di seluruh NTT.

“Dengan uang pribadi, saya sudah menyiapkan sebanyak 50 juta Anakan Ubi Ungu untuk membantu masyarakat di NTT,” ujar Iban Medah disela-sela kegiatan pelantikan pengurus DPD II Golkar Kota Kupang, Sabtu (23/4/2016).

Menurutnya, pada tahun 2016 ini, NTT sudah pasti mengalami rawan pangan akibat kekurangan air sehingga dirinya perlu memikirkan cara untuk membantu warga NTT secara keseluruhan dengan menyiapkan tanaman-tanaman pangan yang bisa tumbuh meskipun air susah. Dikatakan, tanam Ubi Ungu tidak butuh air yang banyak dan bisa di panen dalam waktu singkat, sehingga bisa membantu kebutuhan pangan masyarakat NTT.

“Ini langkah alternatif yang saya siapkan untuk membantu masyarakat mengatasi krisis pangan,” sebutnya lagi.

Pada kesempatan itu, Iban Medah juga mengaku prihatin dengan kondisi yang ada saat ini dan harus menjadi perhatian dari pemerintah.

“NTT merupakan provinsi yang 80 persen berprofesi sebagai petani, tapi kenapa masalah air tidak mendapat perhatian serius pemerintah. Di negara lain yang hanya sebagian kecil penduduknya berprofesi sebagai petani, tapi pemerintah menyiapkan sarana penunjang yang baik agar ketersediaan air tetap terjaga. Untuk itu saya harapkan perhatian serius baik itu dari pemerintah pusat mapun daerah agar bisa melihat masalah ini secara serius untuk mencari langkah alternatif agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi,” pungkas dia.

Penulis: Nyongky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 5 = 4