MORAL-POLITIK.COM: Sungguh misterius, Homo floresiensis punah bersama hewan-hewan yang hidup di lokasi yang sama. Ilmuwan belum mampu menjelaskannya dengan pasti.

Fakta bahwa spesies manusia yang kerap disebut The Hobbit itu punah bersama hewan lokal terungkap dalam publikasi tim ilmuwan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Arkenas), University of Wollongong, dan Smithsonian Institution.

Publikasi di jurnal Nature pada Rabu (30/3/2016) itu juga menyatakan bahwa Hobbit punah 50.000 tahun lalu, 38.000 tahun lebih awal dari yang diduga dalam hasil penelitian sebelumnya.

Matt Tocheri, co-author dalam publikasi itu, mengatakan, bersama Homo floresiensis, punah pula spesies yang hidup di sekitar Liang Bua, seperti burung pemakan bangkai, bangau Marabau raksasa, Stegodon pygmy (gajah purba mini), dan komodo.

“Banyak orang mungkin tertarik dengan fakta bahwa taxa itu hilang bersamaan, tetapi kenyataannya adalah sampai sekarang kita belum tahu sebabnya,” kata Tochjeri dalam rilis yang bisa diakses di Scimex.org.

Tocheri menuturkan, yang jelas, Hobbit, Marabau raksasa, burung pemakan bangkai, dan komodo sama-sama membutuhkan makanan dalam jumlah banyak dan mangsa yang tersedia saat itu adalah gajah mini.

“Ketika gajah mini punah, makanan mereka habis. Itu perkiraan kami,” ucapnya ketika ditemui harian Kompas pada Selasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

32 − = 28