Home / Populer / Terkait Rumah Sakit Sumber Waras, KPK dikritik pedas Fadli Zon hingga Lulung

Terkait Rumah Sakit Sumber Waras, KPK dikritik pedas Fadli Zon hingga Lulung

Rumah Sakit Sumber Waras. ©2016 Merdeka.com/ronauli

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki dugaan korupsi pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI di tahun 2014. Dalam laporannya disebut proyek merugikan negara sampai Rp 191 miliar.

Sejumlah orang telah dipanggil KPK untuk dimintai keterangan. Termasuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Namun sampai saat ini, KPK belum menemukan adanya bukti proyek ini telah merugikan negara. Itu sebabnya, pemeriksaan terhadap sejumlah orang terus dilakukan.

Rupanya langkah KPK yang belum mengindikasikan korupsi dalam proyek ini dipertanyakan banyak orang. Sebab banyak yang meyakin, kerugian negara dalam proyek itu ada, dan KPK harusnya sudah bisa menetapkan tersangka.

Berikut cibiran pedas yang ditudingkan kepada KPK karena dinilai lambat menangani kasus pembelian lahan RS Sumber Waras:

1. Fadli Zon tuding KPK jadi alat kekuasaaan

dua

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku ragu dengan independensi lembaga pimpinan Agus Rahardjo ini dalam mengusut kasus RS Sumber Waras. Dia menduga KPK bisa saja menjadi alat kekuasaan untuk menutupi tindakan korup penguasa.

“Saya enggak tahu tapi kan KPK bisa jadi alat kekuasaan juga. Risikonya masyarakat akan bertanya-tanya. Padahal ini sudah jelas,” kata Fadli di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (16/4).

Fadli berharap bisa menyaksikan Ahok menjadi tersangka di KPK terkait kasus ini. Hari ini, Fadli menantang Ahok untuk berdebat soal pernyataannya yang menyebut hasil audit BPK bohong.

“Kita sudah berdebat di beberapa forum, dan tim Ahok-nya, maupun Ahok enggak pernah bicara substansi. Saya ingin berhadapan sama Ahok di sini (untuk berdialog) baru menarik, kalau tidak kita nyanyi sendirian. Berani enggak dia debat di publik?” tambahnya.

Baca Juga :  Suatu Senja di Timor Leste (6)

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button