Home / Sejarah / 13 Desember 2016, ‘Ground Breaking’ Jembatan Pancasila Palmerah di Flotim

13 Desember 2016, ‘Ground Breaking’ Jembatan Pancasila Palmerah di Flotim

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Andre.W. Koreh. (Foto: dok. Dinas PU NTT)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Waktu terus bergulir, malah terkadang lebih cepat dari semilir angin yang menyapu-nyapu daun-daun pepohonan.

Begitupun dengan perjuangan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah kepemimpinan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya untuk membangun Jembatan Pancasila Palmerah lengkap dengan turbin listrik energi baru terbarukan di Kabupaten Flores Timur (Flotim), semakin dekat dengan rencana ground breaking pada Selasa (13/12/2016) mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT, Andre W. Koreh yang di temui moral-politik.com di ruang kerjanya, Selasa (14/6/2016) petang sekira pukul 16.25 wita menuturkan, progress atau kemajuan rencana pembangunan Palmerah sesuai dengan rencana.

Bahkan sebut mantan Kepala Biro Penyusunan Program pada Setda Provinsi NTT ini, pihak Tidal Bridge yang merupakan pihak ketiga yang akan menyiapkan teknologi pembangunan jembatan di lengkapai dengan arus listrik energi baru terbarukan (tahap awal 16 MW (megawatt, dan akan naik hingga kapasitas sekitar 300 MW berdasarkan perhitungan penelitian BPPT dilakukan sesuai dengan persyaratan), tidak henti-hentinya mengirimkan email untuk menyatakan keseriusannya guna mengimplementasikan MoU di Belanda dua bulan yang lalu itu.

pu

Sebagai buktinya Andre meminta Sekretaris Dinas PU NTT, Johanes Tobi, memberikan email dari pihak Tidal Bridge untuk di publikasikan sehingga bisa di ketahui oleh masyarakat dunia, perihal keseriusan Tidal Bridge dimaksud.

Baca Juga :  Dubai Raih Bandara Internasional Terbaik di Dunia

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button