THINKSTOCK.COM — Ilustrasi

MORAL-POLITIK.COM – Anda tidak bisa mengatur waktu kapan Anda jatuh cinta. Sebab, cinta bisa datang dari mana saja tanpa mengenal siapa Anda.

Jatuh cinta dengan teman merupakan hal yang umum terjadi pada pertemanan atau persahabata antara pria dan wanita.

Bisa jadi teman pria Anda itu sering memberikan perhatian lebih, memuji, dan tertawa pada seluruh guyonan Anda. Jangan heran, jika akhirnya perasaan Anda bergulir lebih romantis pada dia.

Namun, mengubah pertemanan menjadi sebuah hubungan asmara bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, ada beberapa kendala tersurat yang membuat Anda semakin frustrasi.

Menurut Karla Ivankovich, Ph.D., seorang psikolog dan profesor di Univerity of Illioniois, ada beberapa alasan mengapa wanita dan pria tak kunjung resmi meningkatkan status hubungan menjadi pasangan. Berikut uraiannya:

Dia tidak menyadari perasaan Anda

Anda lebih sering menghabiskan waktu memikirkan si dia, ketimbang berkomunikasi langsung atau pergi di akhir pekan.

Jadi, jangan heran bahwa perasaan Anda tidak sampai ke radar pikirannya. Hubungan pun akhirnya berjalan perlahan ketimbang romansa yang meletup-letup.

Namun, jika Anda sudah sering bertemu, tetapi dia tak juga memperlihatkan keinginan yang sama, ini berarti dia memang benar menganggap Anda sebagai teman.

Dia tidak sadar kalau Anda suka dengannya

Pria tidak memiliki bakat alamiah memprediksi perasaan wanita kepada mereka. Satu-satunya cara adalah benar-benar menyatakan secara verbal kalau Anda suka dengannya.

Namun, tidak semua wanita memiliki nyali untuk mengungkapkan perasaan hatinya pada sang pria incaran.

Sebab, selama pria tidak tahu apa yang Anda rasakan padanya, maka dia tidak akan pernah melakukan pergerakkan yang berarti.

Anda telah mengirimkan sinyal yang keliru

Kebanyakan wanita sering menutupi perasaan dengan menjaga jarak pada si pria idamannya. Alhasil, pria yang mereka suka itu tidak paham dan tidak sadar terhadap sinyal-sinyal positif dari wanita.

Alhasil, mereka pun menganggap bahwa diri Anda lebih nyaman berteman dengannya.

Dia merasa tidak cukup baik untuk Anda

Selalu terlihat sibuk, sering lembur, dan banyak menghabiskan waktu dengan teman-teman, merefleksikan bahwa Anda sedang mengejar karier sekaligus Anda bahagia hidup melajang.

Pria pun jadi berpikir bahwa dirinya tidak cukup baik untuk masuk ke dalam hidup Anda.

Sesekali atau dua kali, tunjukkanlah pada si dia bahwa Anda membutuhkan dirinya dengan banyak berbagi cerita dan kisah.

Ingat, pria suka merasa dibutuhkan.

Dia tidak mau mengganggu pertemanan Anda

Salah satu kendala dari seorang wanita yang memiliki kelompok teman dekat adalah mereka memiliki “aturan” tersendiri yang terkadang menyeramkan untuk pria.

Selain mengenal keluarga pasangan, salah satu tahapan lain yang menurut pria cukup berat adalah masuk dalam kelompok pertemanan pasangan wanita.

Sebab, bukan rahasia lagi bahwa banyak wanita lebih percaya omongan teman ketimbang pasangan sendiri.

 

Penulis  : Kontributor Female, Lusina
Editor    : Syafrina Syaaf
Sumber : Glamour/Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 3 = 3