MORAL-POLITIK.COM: Relawan Teman Ahok beserta Gerakan Nasional Calon Independen (GNCI), Perkumpulan Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) melayangkan gugatan judicial review terhadap Revisi UU Pilkada ke Mahkamah Konstitusi.

Kuasa hukum penggugat, Andi Syafran menjelaskan ada dua pasal yang digugat dalam revisi UU Pilkada yang telah disahkan oleh DPR tersebut, yaitu Pasal 41 dan Pasal 48.

Untuk Pasal 41, Andi menjelaskan pasal tersebut berpotensi besar menghilangkan hak pemilih pemuda dan pemilih yang pindah-pindah domisili.

“Adanya frasa pemilih harus terdaftar dalam DPT pemilu sebelumnya, otomatis pemilih pemula berpotensi kehilangan suara. Kedua pemilih pendatang yang sudah berpindah identitas misalnya dari Bandung ke Jakarta pasti tidak terdaftar di DPT pemilu 2014,” kata Andi di Gedung MK, Jakarta, Jumat (17/6).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 4 = 1