Home / News NTT / Akhirnya Terdakwa Kasus PT. Sigared di Vonis 12 Tahun Penjara

Akhirnya Terdakwa Kasus PT. Sigared di Vonis 12 Tahun Penjara

Foto: Mediantt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Terdakwa kasus korpsi jual beli aset PT. Sagared yang juga mantan Jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT), Djami Rotu Lede alias (DRL), di vonis selama 12 tahun dengan denda sebesar Rp. 500 juta.

Dalam amar putusan itu, majelis hakim menyatakan, terdakwa Jami Rotu juga diwajibkan mengganti kerugian negara sebesar Rp. 500 juta dengan ketentuan jika tidak mengganti kerugian negara maka harta benda terdakwa akan disita dan diganti dengan hukuman penjara 6 Tahun. Terdakwa juga diperintahkan majelis hakim untuk tetap ditahan.

Dalam putusan itu dibacakan ketua majelis hakim Paul Lina Nino, didampingi dua hakim anggotanya Hebert Arefa, dan Jult Lumban Gaul. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) Emi Hersiana Jehamat. Terdakwa didampingi oleh tim kuasa hukumnya Rey Nama, Ayu Fina, dan Luis Balun saat gelar sidang di Pengadilan Tipikor, Rabu (22/6/2016).

Majelis hakim menyatakan, terdakwa diberikan Sprint dari Kepala Kejaksaan Tinggi NTT dengan nomor 186/2015 untuk mengamankan aset PT. Sagaret. Namun, hal itu tidak dilakukan DRL. Justru menjadi leluasa dengan Paulus Watang menjual aset tersebut demi memperkaya diri.

Karena itu, perbuatan terdakwa bersama saksi Paulus Watang yang telah menjual aset PT. Sagared merupakan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp. 7 miliar lebih, sehingga unsur dakwaan primer terpenuhi sebagai unsur memperkaya diri dengan cara pencucian uang. Selain itu, menurut majelis hakim, DRL terbukti sebagai pelaku pencucian uang sesuai pasal 2 ayat 1 KUHP.

Baca Juga :  FirmanMu prioritaskan masalah air bersih di 100 hari kerja

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button