Home / News NTT / Benny Litelnoni: Pengawasan APIP Harus Mencapai Standar Internasional

Benny Litelnoni: Pengawasan APIP Harus Mencapai Standar Internasional

Wakil Gubernur NTT Benny A. Litelnoni (Kiri). Foto: dok. Biro Humas Setda NTT.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur NTT Benny A. Litelnoni mengharapkan agar pengawasan Aparatur Interen Pemerintah (APIP) di Lingkup Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-NTT terus meningkatkan kualitas pengetahuan dan keterampilan demi mencapai standar internasional.

Melansir Siaran Pers Kepala Biro Humas Setda NTT Samuel D. Pakereng, hal itu disampaikan Benny saat memberikan sambutannya pada acara kegiatan Laundching Knowledge Management System dan Focus Group Discussion (FGD) Peningakatan APIP se-NTT di Aula Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi NTT, Senin (27/6/2016).

Acara tersebut diselenggarakan oleh BPKP Perwakilan NTT. Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala BPKP Provinsi NTT Kisyadi, Inspektur Provinsi NTT Paulus K. Limu, Perwakilan Irwasda Polda NTT, Dirut RSUD SK Lerik, Para Inspektur Kabupaten/Kota se-NTT.

Bennya mengatakan, mengutip hasil assessment atau penilaian dari BPKP dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2015, 85,23% APIP di NTT masih berada pada level 1 atau level initial. Untuk mencapai standar dunia yang ditetapkan sesuai penialaian The Institute of Internal Auditor (IIA) tahun 2009, para auditor internal pemerintahan harus mencapai level 3 atau integrated. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada kinerja APIP yang tidak optimal,” kata Wagub.

Dijelaskan lebih lanjut, APIP berperanan penting dalam sistem pengelolaan keuangan Kementerian, Lembaga maupun Pemerintah Daerah. Para auditor internal diharapkan mampu mencegah potensi-potensi tindakan yang menyimpang dalam manajemen keuangan pemerintahan demi terciptanya pemerintahan yang baik dan bersih (Good and Clean Govermence, red).

Benny menguraikan seturut amanah Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), APIP berfungsi sebagai konsultan dan penjamin mutu.

“Peran konsultasi dilaksanakan melalui kegiatan bimbingan teknis dan asistensi. Sementara penjaminan mutu diwujudkan dalam kegiatan monitoring, reviu, audit dan evaluasi,” terang Wagub dalam sambutannya.

Baca Juga :  Walikota Jeriko siap menghadapi gugatan PT. Suba Suka Go

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button