Home / Sains / Catatan dari Pertemuan Meja Bundar Universitas 3 Negara di Undana Kupang

Catatan dari Pertemuan Meja Bundar Universitas 3 Negara di Undana Kupang

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya saat memberikan sambutan dan membuka kegiatan Pertemuan Meja Bundar Universitas Tiga Negara (Indonesia, Australia & Timor Leste, red) yang ketiga, di Hotel Sotis Kupang, Senin (16/5/2016) yang lalu. (Foto: dok. Biro Humas Setda NTT).

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengharapkan agar kalangan Perguruan Tinggi dapat memberikan rekomendasi yang lebih tekhnis.

Melansir siaran pers yang di kirim Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Setda NTT, Samuel D. Pakereng kepada moral-politik.com, yang baru di terima, Jumat (10/6/2016) kemarin, penegasan Lebu Raya tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dan membuka kegiatan Pertemuan Meja Bundar Universitas Tiga Negara (Indonesia, Australia dan Timor Leste, red) yang ketiga di Hotel Sotis Kupang, Senin (16/5).

Pertemuan yang dimotori Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang tersebut merupakan kelanjutan dari pertemuan pertama di Dili pada Tahun 2014, dan pertemuan kedua di Darwin Tahun 2015 yang lalu.

“Kalangan Perguruan Tinggi melalui lembaga penelitian dan pengembangan kampus diharapkan membantu para nelayan dengan teknologi tepat guna. Teknologi modern yang dapat mendeteksi keberadaan kawanan ikan agar nelayan bukan lagi mencari ikan tapi menangkap ikan,” ujar Frans Lebu Raya.

Lebu Raya juga mengapresiasi dunia pendidikan khususnya Perguruan Tinggi yang selangkah lebih maju dalam merespon kerja sama Segitiga Pertumbuhan Kupang-Dili-Darwin. Beberapa sektor utama menjadi prioritas kejasama tiga negara tersebut yakni pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan serta pariwisata.

“Forum meja bundar universitas tiga negara ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang teknis dan praktis dalam mendukung sektor-sektor tersebut. Forum ini hendaknya juga membuka kemungkinan adanya pertukaran mahasiswa antar universitas tiga negara,” harap Gubernur NTT dua periode ini.

Ia juga menyentil tentang pentingnya penerbangan langsung dari Kupang ke Dili dan Darwin, serta sebaliknya. Menurutnya, pembukaan rute tersebut dapat membuka akses keterbukaan. Orang-orang dari ketiga negara yang bertetangga itu dapat berinteraksi serta saling mengunjungi lebih mudah dan lancar.

Baca Juga :  Jadwal CPNS 2016 Terbaru Jalur GGD Khusus Kemdikbud

“Pemerintah Provinsi sudah berkali-kali menyurati Pemerintah Pusat. Secara pribadi, saya juga sudah menyentil hal ini dengan Menteri Perhubungan. Semuanya dikembalikan kepada kebijakan Maskapai Penerbangan,” ungkap Lebu Raya dalam pertemuan itu.

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button