Home / News NTT / Diduga Gelapkan Pajak, Oknum Staf Dispenda Kota Kupang bakal Terjerat Hukum

Diduga Gelapkan Pajak, Oknum Staf Dispenda Kota Kupang bakal Terjerat Hukum

Ilustrasi (foto: cdn-2.tstatic.net)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Junus Tenis, salah satu staf pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Kupang bakal terjerat kasus hukum karena yang bersangkuta diduga melakukan penggelapan pajak yang berdampak pada kerugian negara.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Kota Kupang, Jefri Pelt kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (10/6/2016), kemarin.

Menurut Jefri, Junus Tenis yang bertugas sebagai juru pungut pada UPTD Kecamatan Oebobo, diduga melakukan penggelapan pajak ketika para wajib pajak menyetorkan pajak kepadanya, namun yang bersangkutan tidak pernah menyetorkannya ke dinas.

Padahal, kata dia, sesuai dengan sistem pembayaran sistem self asessment, juru pungut tidak lagi diperkanankan memungut pajak langsung dari wajib pajak, karena wajib pajak yang langsung membayarnya sendiri.

“Total jumlah uang yang digelapkan sebanyak Rp. 125 797 804, namun karena penggelapan itu dilakukan sejak tahun lalu, maka yang bersangkutan juga harus bertanggungjawab dengan denda dari penggelapan pajak itu sehingga jumlah keseluruhan sebanyak Rp.154.000 482,” tegasnya.

Contohnya begini, tambah Pelt, wajip pajak membayar tepat waktu, namun yang bersangkutan tidak pernah menyetor, sehingga dalam catatan pada akan dihitung beserta dengan denda 2 persen. Denda harus dihitung karena akan berdampak lanjutan ketika ada pemeriksaan di BPK.

Baca Juga :  Wabup Daniel Asa Sambut Tim Penilai Bendungan Benenaen dari Kementerian PUPR

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button