Home / Olahraga / Ini Gaya Pragmatis Portugal dan Performa Ronaldo

Ini Gaya Pragmatis Portugal dan Performa Ronaldo

FRANCISCO LEONG/AFP -- Gerak tubuh pelatih Portugal, Fernando Santos, saat menyaksikan pertandingan timnya melawan Islandia pada pertandingan penyisihan Grup F Piala Eropa 2016 di Stadion Geoffroy-Guichard, Saint-Etienne, Selasa (14/6/2016).

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Pelatih Portugal, Fernando Santos, membahas gaya permainan timnya dan performa Cristiano Ronaldo setelah menang 1-0 atas Kroasia, Sabtu (25/6/2016).

Portugal mengunci satu tempat perempat final Piala Eropa setelah melalui laga monoton. Menurut UEFA, kedua tim tidak mampu melepaskan tembakan tepat sasaran selama 90 menit.

Tensi baru meninggi pada lima menit terakhir babak tambahan. Dalam periode ini, Portugal memiliki dua percobaan akurat pada saat hampir bersamaan yang menghasilkan gol penentu kemenangan oleh Ricardo Quaresma pada menit ke-117.

Pelatih Portugal, Fernando Santos, menyadari timnya tidak tampil menawan. Akan tetapi, prinsipnya adalah sebuah tim tidak harus selalu main cantik untuk menang. Hal itu dibuktikan anak asuhan Santos.

“Sungguh laga yang sengit secara taktik. Kami melawan tim yang luar biasa dan duel seperti ini selalu berlangsung ketat dan alot. Kami mengambil keuntungan dengan mengeksploitasi titik lemah mereka,” ujar Santos di situs UEFA.

“Terkadang, Anda harus bersikap pragmatis. Menyenangkan untuk bermain cantik, tetapi hal itu tidak selalu menjadi cara bagaimana Anda memenangi turnamen,” kata pelatih berusia 61 tahun tersebut.

Santos turut mengulas performa Ronaldo yang gagal mencetak gol dalam pertandingan ini. Lebih parah lagi, dia sama sekali tidak membahayakan kotak penalti pada paruh pertama.

“Lawan sangat mewaspadai Ronaldo. Mereka selalu mencoba menghalaunya dan hal itu membuat kami kesulitan. Yang terpenting, tim ini mendapatkan hasil yang layak dan akan berjuang sampai akhir,” ucap Santos lagi.

Selanjutnya, Portugal akan melawan Polandia pada partai perempat final di Stade Vélodrome, Kamis (30/6/2016). (Berry Bagja)

Penulis  : Anju Christian
Editor    : Jalu Wisnu Wirajati
Sumber : JUARA/Kompas.com
Baca Juga :  Madrid vs Atletico Tentukan Pemenang 'via' Adu Penalti

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button