Home / Olahraga / Manakala Jabat Tangan Rossi dan Marquez Tutup Balapan GP Catalunya

Manakala Jabat Tangan Rossi dan Marquez Tutup Balapan GP Catalunya

JOSEP LAGO/AFP. Pebalap Movistar Yamaha asal Italia, Valentino Rossi (depan), bersaing dengan pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, pada balapan GP Catalunya di Sirkuit de Barcelona-Catalunya, Mingg (5/6/2016).

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, berhasil finis di urutan pertama pada balapan GP Catalunya di Sirkuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (5/6/2016).

Setelah memarkir motor di parc ferme, dia mendatangi Marc Marquez (Repsol Honda) yang berdiri di sebelahnya, lalu keduanya berjabat tangan. Marquez menyelesaikan balapan dengan finis di urutan kedua.

Jabat tangan antara Rossi dan Marquez sudah cukup lama tidak terjadi. Keduanya berselisih jelang akhir musim lalu dan sejak itu tak pernah akur.

proxy

Jelang GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Oktober 2015, Rossi menuduh Marquez telah membantu Jorge Lorenzo (Movistar Yamaha) untuk menjadi juara. Ketika itu, Rossi dan Lorenzo tengah bersaing ketat di klasemen.

Puncak perselisihan ini adalah ketika aksi Rossi saat balapan GP Malaysia membuat Marquez terjatuh dan gagal finis.

Rossi dikenai sanksi dan harus memulai balapan seri terakhir di Valencia dari posisi start paling belakang. Rossi akhirnya gagal menjadi juara dunia. Gelar tersebut jatuh ke tangan Lorenzo.

Sejak itu, suasana tegang selalu muncul kala Rossi dan Marquez berdekatan. Kontak mata pun bisa dikatakan tak pernah terjadi.

Semua berubah pada akhir pekan ini. Meninggalnya pebalap Moto2 asal Spanyol, Luis Salom, akibat kecelakaan saat menjalani sesi latihan bebas kedua, Jumat (3/5/2016), meluruhkan kekakuan di antara keduanya.

“Ketika hal seperti ini terjadi (meninggalnya Salom), hal lainnya jadi tidak penting, jadi kecil. Jadi, saya pikir tadi adalah hal yang tepat untuk dilakukan,” kata Rossi dalam konferensi pers seusai balapan.

“MotoGP adalah olahraga yang besar. Hasrat kami, tetapi juga berbahaya. Jadi, menurut saya merupakan tindakan normal, perasaan yang normal, dengan semua pebalap saling membantu,” kata Rossi.

Baca Juga :  Hari Bakti PU ke-71, Besok 750 Peserta Siap Mengikuti Lomba Lari 10 K

Dengan finis di urutan pertama, Rossi mendapat tambahan 25 poin. Dia masih berada di urutan ketiga klasemen dengan 103 poin, tertinggal 22 angka dari Marquez yang berada di urutan pertama.

Editor    : Pipit Puspita Rini
Sumber : Crash/Kompas.com

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button