MORAL-POLITIK.COM: Kenyamanan sebuah kantor adalah salah satu syarat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat atau pelanggannya.

Oleh karena warga sering lalu lalang bebas di seputaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S.K. Lerik Kota Kupang, di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), maka di rencanakan akan didirikan pagar keliling.

Direktris RSUD S.K.Lerik, Mersiana Halek mengaku kepada moral-politik.com, Jumat (10/6/2016) siang di ruangan kerjanya lantai II, Kota Kupang bahwa pembangunan pagar rumah sakit dikarenakan masyarakt lewat dan membuang sampah sembarangan, sehingga kami dari pihak RSUD S.K.Lerik Kota Kupang sedang berupaya untuk mengajukan usulan anggaran kepada pemerintah.

Menurut dia (Mersi, red) dengan pembangunan itu, sekaligus memberikan pembelajaran kepada masyarakat untuk tertib membunag sampah.

direktris-2Foto: taspen.com

“Selama ini rumah sakit jadi tempat penampungan sejumlah sampah, padahal tak jauh dari RSUD ada tempat pembuangan sampah. Kita mempunyai perencanaan penuh untuk membangun pagar supaya persoalan sampah itu lebih tertib pada tahun 2016 ini,” tegas dia.

Selain sampah, akunya, pihak RSUD) S.K.Lerik mewaspadai maraknya kasus pencurian, perampokan dan lain sebagainya. “Tak ada salahnya sedia payung sebelum hujan, ‘kan?” gumamnya.

Mersi juga berharap kepada warga Kota Kupang untuk bersama-sama dengannya membangun Kota Kupang dari persoalan kotoran. Karena kotoran itu juga mengganggu kesehatan kita sesama.

Penulis: Semar Dju

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 + 5 =