Home / News NTT / Mulusnya Ruas Jalan Soeharto, Urip Sumahardjo, & Sudirman, Warga Kota Kupang Girang

Mulusnya Ruas Jalan Soeharto, Urip Sumahardjo, & Sudirman, Warga Kota Kupang Girang

Situasi Jalan Urip Sumahardjo, depan Gereja Katedral Kristus Radja Kupang, Kamis (16/6/2016) petang. (Foto: dok. Dinas PU NTT)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Masyarakat Kota Kupang, ibukota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selalu menginginkan jalan rayanya dalam keadaan baik sehingga arus transportasi orang dan barang bisa berjalan semakin lancar dan terkendali.

Selain arus transportasi berjalan lancar dan terkendali dengan kualitas jalan raya yang baik, juga terhindar dari segala kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Setelah beberapa waktu silam ruas Jalan Sudirman di Kelurahan Kuanino hingga ke Jalan Soeharto kurang nyaman dilalui pengendara bermotor, kini masyarakat bisa bernapas lebih legah.

pu-3

Adapun ruas jalan yang kembali diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT dengan konstruksi hotmix, dimulai dari perempatan Patung Sonbay (Jl. Urip Sumahardjo), antara jalan Soekarno, Jalan A. Yani dan Jalan Sudirman, Fontein terus ke arah Kuanino, Jalan Sudirman hingga depan Mapolda NTT.

Menurut, Abner B, salah satu warga Kelurahan Nunleu, Kota Kupang, ruas Jalan Sudirman dan Soeharto, sebelumnya tidak nyaman dilalui karena kondisi jalan rusak dan banyak gundukan-gundukan kecil pada kedua ruas jalan itu.

pu

Selain itu, sebut dia, dibeberapa titik terutama pada Jalan Sudirman, banyak lubang menganga di tengah jalan, padahal ruas jalan itu banyak dilalui kendaraan. Namun setelah diperbaiki Dinas PU NTT, ruas jalan itu kembali nyaman untuk dilalui.

Berdasarkan pantauan moral-politik.com, sesuai papan proyek yang terpasang di Jalan Soekarno sekitar kawasan perempatan Patung Sonbay depan Gereja Katedral Kupang, pekerjaan aspal hotmix ini menelan dana sebesar Rp 14.395.931.000,- dari dana APBN Murni tahun 2016, dengan nama Proyek Pekerjaan Preservasi Rehabilitasi Minor Jalan Dalam Kota Kupang-Bolok-Tenau.

kpg

Sebagai Kontraktor Pelaksana adalah PT. Hutama Mitra Nusantara dengan konsultan pengawas sebanyak lima perusahaan konsultan yakni PT Buana Archicon Dan jo PT. Gagas Adi Bagaskara, PT. Cipta Wahana Nusantara, CV. Bayu Pratama, CV. Desakon, dan Sain Group Consultant CV.

Baca Juga :  Marak kasus bunuh diri, Jembatan Petuk Kupang dipasang pengaman
Penulis: Nyong/Erny

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button