MORAL-POLITIK.COM: Setelah ramai gerakan cuti sehari saat dilakukannya verifikasi data KTP oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), “Teman Ahok” berencana untuk menghadap ke KPU.

Kelompok Teman Ahok mengaku bahwa bukan mereka yang menginisiasi gerakan itu.

“Kami juga terima broadcast-nya. Ada pendukung yang menginisiasi. Sebelum bisa menyikapi ini kami mau menghadap KPU dulu, konsolidasi,” kata pendiri “Teman Ahok”, Amalia Ayuningtyas di Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (9/6/2016).

Pertemuan dengan KPU itu untuk mendorong agar dilakukan judicial review terhadap UU Pilkada yang baru. UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pemilu khususnya Pasal 48 mensyaratkan verifikasi faktual harus tatap muka dengan pendukung calon independen.

Amalia menilai, pasal itu menjadi salah satu yang terberat dan mengupayakan agar dibatalkan. Ia beralasan selain akan menyusahkan para pendukung Ahok, kebijakan ini juga akan menyusahkan calon independen lain di Indonesia, dan KPU sendiri.

Baca Juga :  7 Fakta Seorang Perempuan Telah Berzinah atau Disentuh...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here