MORAL-POLITIK.COM: Warga Kampung Baru, Muara Angke, Jakarta Utara, resah mendengar kabar permukiman mereka akan ditertibkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Bahkan, warga telah mengadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, hingga sebuah organisasi masyarakat sipil, yakni Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) untuk memediasi warga dan Pemprov DKI.

Juru bicara warga Kampung Baru, Suwanda, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menyewa pengacara. Sebab, mereka tidak memiliki dana.

Selain itu, warga ingin dibela pihak yang sudah mereka kenal, salah satunya pihak JRMK, yang pernah membantu warga Kampung Baru saat penertiban pada 2013.

“Kemungkinan nyewa pengacara mahal, kami ingin yang pasti mendukung masyarakat kami,” ujar Suwanda kepada Kompas.com di Kampung Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (13/6/2016).

Sebelumnya, bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang juga seorang advokat, Yusril Ihza Mahendra, mengaku siap membantu warga Kampung Baru dengan catatan warga datang dan memintanya menjadi kuasa hukum mereka.

Baca Juga :  Wiranto menampik tuduhan kasus penculikan aktivis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here