Home / News NTT / Warga Kelurahan Fatululi: DPRD Kota Kupang Bantu Selesaikan Sengketa Tanah LC !

Warga Kelurahan Fatululi: DPRD Kota Kupang Bantu Selesaikan Sengketa Tanah LC !

Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat. (Foto: Nyong)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Warga Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang meminta Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang untuk segera membantu menyelesaikan persoalan sengketa tanah yang terjadi di Kelurahan Fatululi antara tanah hak ulayat dengan tanah berstatus land consolidation (LC) atau konsolidasi tanah hasil pemberian dari pemerintah.

Permintaan itu disampaikan masyarakat Kelurahan Fatululi dalam rapat dengar pendapat yang dilakukan di Kantor Lurah Fatululi, saat Komisi I DPRD Kota Kupang melakukan kunjungan kerja ke kelurahan tersebut, Selasa (7/6/2016).

Kunjungan Komisi I DPRD Kota Kupang ke Kelurahan Fatululi itu sendiri dipimpin langsung Ketua Komisi Zeyto Ratuarat, berserta Wakil Ketua Komisi Benyamin Moses Mandala. Ikut dalam rombongan, sejumlah anggota Komisi I, yakni Desiderius Patiwua, Maudy Dengah, Padron Paulus, dan Dominikus Taosu.

Rombongan Komisi I diterima langsung oleh Lurah Fatululi Ricardo Terik, beserta sejumlah ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat Kelurahan Fatululi.

Dalam dialog dengan Komisi I, Ketua RW 11 Decky Lolang mengatakan, saat ini di lingkungannya telah terjadi persoalan hak kepemilikan tanah antara masyarakat sebagai pemilik tanah ulayat dan pemilik tanah LC.

Menurutnya, pemerintah Kota Kupang seharusnya segera mengambil tindakan konkret dengan memperjelas status kepemilikan tanah di Kelurahan Fatululi, agar persoalan sosial ataupun konflik horizontal antara masyarakat bisa terhindari. Terlebih, Kelurahan Fatululi merupakan kelurahan dengan kondisi masyarakat majemuk, yakni berasal dari suku yang berbeda, dengan karakter dan adat istiadat yang juga berbeda.

Dirinya meminta, persoalan tanah ini bisa menjadi perhatian intens oleh Komisi Satu, untuk selanjutnya dibicarakan dengan pihak pemerintah agar segera menyelesaikan persoalan tanah ini, sebelum muncul konflik antara sesama warga di Kelurahan Fatululi.

Menanggapi hal tersebut, Zeyto Ratuarat mengaku akan memperhatikan masukan warga dengan membangun koordinasi bersama pemerintah, terkhususnya Badan Pertahanan Nasional (BPN) agar persoalan tanah hak ulayat dan tanah berstatus LC di Kelurahan Fatululi dapat segera diselesaikan.

Baca Juga :  Guru di Rote Ndao Aniaya Siswa Kelas 2, Ini Ceritanya!
Penulis: Nyong

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button