Home / News NTT / Warga Minta Penegak Hukum Usut Kasus Alkes Tahun 2015 di Dinkes NTT

Warga Minta Penegak Hukum Usut Kasus Alkes Tahun 2015 di Dinkes NTT

Ilustrasi papan nama Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Warga minta aparat penegakan hukum di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mengusut kasus dugaan manipulasi data alat kesehatan (Alkes) di Dinas Kesehatan Provinsi NTT Tahun anggaran 2015. yang didanai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan nilai sebesar Rp. 35 Milar.

“Aparat penegak hukum harus ambil sikap tegas terkait dugaan penyimpangan dana Alkes di Dinas Kesehatan NTT tersebut, karena persoalan dana Alkes selalu bermasalah setiap tahun,” ujar sumber terpercaya moral-politik.com, Jumat (3/6/2016) siang tadi.

Menurutnya, persoalan Alkes Dinas Kesehatan NTT selalu muncul tiap tahu dan aparat penegak hukum tidak pernah ambil sikap tegas dengan persoalan seperti itu, dimana dana Alkes Dinas Kesehatan NTT yang kuat dugaan memanipulasi data dan harus di usut oleh aparat penegak hukum segera,” bebernya.

Seperti diberitakan moral-politik.com sebelumnya, Anggota DPRD NTT, Muhamat Ansor meradang soal temuan Alkes yang di kelolah oleh Dinas Kesehatan NTT mubasir, bahkan tidak sesuai dengan perencanaannya.

Selain itu, sambung dia, banyak puskesmas yang belum menyentuh pengadaan Alkes yang di kelolah oleh Dinas Kesehatan NTT, padahal usulan pengandaan dari Dinkes menyedot dana APBD Puluhan Miliar Rupiah.

Baca Juga :  Reaksi DPRD Kota Kupang terhadap gebrakan Walikota Jeriko

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button