MORAL-POLITIK.COM: Penyerang andalan Portugal, Cristiano Ronaldo, langsung menangis. Pasalnya, ia harus ditarik dari lapangan pada menit ke-25 saat Portugal menghadapi tuan rumah Perancis di Stade de France, Paris, Minggu (10/7) malam waktu setempat.

Tumpuan Portugal di lini depan itu tak bisa melanjutkan laga karena cedera akibat pelanggaran keras yang dilakukan Dimitri Payet, winger Perancis. Namun, tangis dan penderitaan Ronaldo terbayar lantaran Selecao sukses mengangkat trofi Eropa untuk kali pertama.

Adalah Eder yang menjadi pahlawan kemenangan Portugal melalui satu-satunya gol pada menit ke-109.Ronaldo sempat dua kali mencoba bertahan untuk tampil, tapi cederanya berkata bahwa ia harus istirahat.

Payet sendiri membantah ada niat buruk di balik pelanggarannya yang dilakukan terhadap bintang Real Madrid tersebut. “Tidak, itu hanya tantangan, titik. Saya berusaha merebut kembali penguasaan (bola) dan jika saya menyakitinya, itu tidak disengaja,” ucap pemain West Ham United itu.

“Bukan sifat saya menjadi pemain nakal di lapangan. Tak ada pertanyaan lagi soal itu.”

Saat Ronaldo terbaring di lapangan, Payet tampak meminta maaf kepada Ronaldo dan menyalaminya.

Bukan pelanggaran terhadap Ronaldo yang membuatnya amat menyesal, melainkan kegagalan Perancis menyabet gelar Piala Eropa 2016. “Kami sangat kecewa. Kami bermain impresif dan lebih banyak menguasai bola, tapi gagal mencetak gol dan tak mampu membongkar situasi ini,” ucap Payet.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

59 − = 56