Home / News NTT / Dicerca “Gugatan” Daniel Hurek, Rens Tokoh: Sopir Mobil Dinas Kebersihan Banyak Buta Huruf

Dicerca “Gugatan” Daniel Hurek, Rens Tokoh: Sopir Mobil Dinas Kebersihan Banyak Buta Huruf

Daniel Hurek. (Foto: Duta-news.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Kupang yang digelar hari ini, Senin (11/7/2016) dengan agenda pembahasan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Kupang tahun anggaran 2015, Asisten III Sekretariat Kota Kupang, Rens Tokoh, menyebut banyak sopir mobil sampah pada Dinas Kebersihan Kota Kupang buta aksara atau buta huruf.

Ungkapan itu disampaikan Rens Tokoh saat Anggota Banggar Daniel Hurek memertanyakan tentang penggunaan anggaran di Dinas Kebersihan Kota Kupang yang diperuntukan guna memenuhi keperluar Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi mobil operasional dan pembelian suku cadang yang nilainya mencapai Rp. 4,11 Miliar di tahun anggaran 2015, dan hal tersebut telah menjadi temuan BPK Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Hurek, penggunaan dana tersebut sangat tidak masuk akal, terlebih ditunjang dengan tidak adanya struk bukti pembelian BBM dari tempat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan kwitansi dari toko-toko penyedia suku cadang mobil.

Menanggapi hal tersebut, Rens Tokoh mewakili Pemerintah Kota Kupang dan Dinas Kebersihan mengaku, hal itu terjadi akibat minimnya pengetahuan yang dimiliki oleh para sopir di Dinas Kebersihan, sehingga mereka tidak memerdulikan mengenai struk ataupun kuitansi yang pada dasarnya dibutuhkan dalam pembuatan laporan keuangan.

Tokoh menjelaskan, sopir truk di Dinas Kebersihan Kota Kupang pada umumnya memiliki tingkat pendidikan yang rendah. Bahkan, ada juga sopir yang buta huruf.

Baca Juga :  Mungkinkah DKP NTT Sedang Habiskan Dana APBD Ratusan Juta?

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button