Home / Populer / Inilah Perbandingan Harga Daging Sapi Indonesia dan Malaysia Saat Lebaran

Inilah Perbandingan Harga Daging Sapi Indonesia dan Malaysia Saat Lebaran

Harga daging sapi melambung jadi Rp 160 ribu per Kg jelang Lebaran

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Selain mudik, merayakan Lebaran di Indonesia selalu diiringi dengan tradisi kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama komoditas pangan strategis seperti daging sapi.

Kondisi ini justru berbeda dengan negara serumpun, Malaysia karena mampu mempertahankan stabilitas harga bahan pangan saat momen Hari Raya Idul Fitri.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Sekjen APPSI), Ngadiran mengungkapkan, harga daging sapi segar di pasar tradisional Indonesia melambung tinggi dari Rp 120 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp 150 ribu-Rp 160 ribu per kg pada H-1 Lebaran ini. Sementara di Malaysia, daging sapi dijual seharga di bawah Rp 100 ribu per kg.

“Di Indonesia, harga daging sapi naik gila-gilaan saat puasa, dan jelang Lebaran sampai Rp 160 ribu per kg. Coba di negara Malaysia, Filipina bisa di bawah Rp 100 ribu per kg. Belum lagi ada sale dan diskon besar-besaran,” jelas dia saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Selasa (5/7/2016).

Ngadiran mengakui, pemerintah Malaysia mampu mematok harga daging sapi segar di bawah Rp 100 ribu per kg karena ada perundang-undangan yang mengatur harga pangan.

Dalam UU tersebut, sambungnya, Ia menuturkan, ada batas atas harga pangan yang dijual dari produsen ke rakyat sehingga pemilik modal besar atau pemain kelas kakap tidak dapat memainkan harga seenaknya.

“Kalau menjual pangan lebih dari harga yang telah ditetapkan pemerintah Malaysia, importir atau pedagang bisa kena sanksi. Tapi di Indonesia, Lebaran malah dijadikan kesempatan untuk mengeruk keuntungan besar,” keluh dia.

Ngadiran mengaku, pedagang kecil kerap menjadi korban dari kesalahan importir ataupun feed loter yang mematok harga daging sapi tinggi. Padahal permainan harga terjadi di tingkat importir sebagai pemilik modal besar, bukan pedagang kecil.

Baca Juga :  Akhirnya Johan Budi dan Chandra Hamzah juga dilaporkan ke Bareskrim Polri

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button