MORAL-POLITIK.COM: Warga Desa Raknamo, Kecamata Amabi Feto, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat membutuhkan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Kami berharap pemerintah berkenan memasang instalasi listrik ke Desa Raknamo sehingga bisa mendukung kegiatan perekonomian masyarakat desa, terutama di bidang kepariwisataan,” kata Anselmu, warga Desa Raknamo kepada moral-politik.com, Jumat (22/7/2016).

Dirinya berharap kepada pemerintah agar mendengar usulan-usulan masyarakat Desa Raknamo, sehingga Bendungan Raknamo yang megah ini bisa dijadikan sebagai obyek wisata bagi masyarakat NTT dan masyarakat dunia pada umumnya.

“Jika pemerintah mendengar usulan kami agar listrik PLN bisa masuk ke Raknamo, berarti kami tidak perlu lagi membeli mesin genset untuk penerangan desa, dan guna mendukung usaha-usaha perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Sungai Nusa Tenggara II, Frangky Walkis menyatakan, kapasitas listrik yang kini ada di Desa Raknamo hanya 0,2 MW.

Dengan kapasitas yang rendah tersebut, sebutnya, hanya dipruntukan bagi operasionalisasi proyek pembangunan Bendungan Raknamo.

“Jika kedepan ada kelebihan kapasitas, bisa kita salurkan untuk kebutuhan masyarakat,“ jelas Frangky.

Frangky berharap pengertian baik dari masyarakat Desa Raknamo sehingga hubungan kerjasama bisa tetap terjalin dengan baik.

Penulis : Semar Dju
Editor   : Erny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 7 = 1