MORAL-POLITIK.COM: Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal sidik jari, pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Solo adalah Nur Rohman.

“Dari pemeriksaan sidik jari secara fisik, sudah teridentifikasi milik Nur Rohman. Itu hasil sementara, kalau tes DNA masih menunggu sekitar dua hari lagi,” kata Condro sebelum mengikuti shalat Idul Fitri di depan Mapolresta Kota Solo, Rabu (6/7/2016).

Condro mengatakan, pihaknya masih mendalami jaringan Nur Rohman. Polisi akan menangkap semua pihak yang terlibat.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Tito Karnaviansebelumnya mengatakan, Nur Rohman merupakan jaringan sel Jamaah Anshar Daulah Khilafah Nusantara (JAKDN), pimpinan Abu Musaf di Bekasi.

Jaringan ini, lanjutnya, terkait kelompok pimpinan Bahrun Naim yang menjadi otak penyerangan di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, pada awal tahun ini.

Teror bom bunuh diri yang terjadi di Markas Polresta Surakarta, Selasa pukul 07.30 WIB, berawal ketika pelaku yang menggunakan sepeda motor berpelat nomor AD 6136 HM masuk ke halaman Mapolresta.

Anggota polisi kemudian mencegatnya dan menanyakan apa keperluan pelaku. Namun, sebelum sempat menjawab, pelaku melarikan diri sehingga dikejar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 + 1 =