Home / Sejarah / Kisah Kerusuhan bernuansa SARA di Tanjungbalai ingatkan tragedi 1998

Kisah Kerusuhan bernuansa SARA di Tanjungbalai ingatkan tragedi 1998

Kerusuhan di Tanjungbalai. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Kerusuhan bernuansa SARA pecah di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, Jumat (29/7) malam. Sejumlah vihara, klenteng dan mobil dibakar dalam insiden tersebut. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam tragedi itu.

Menurut polisi, kerusuhan ini dipicu persoalan volume suara azan di masjid yang diprotes seorang warga.

“Kejadian ini berawal dari adanya permintaan seorang warga Tionghoa, M (41), warga Jalan Karya Tanjungbalai Balai yang menegur nazir Masjid Al Makhsum yang ada di Jalan Karya dengan maksud agar mengecilkan volume mikrofon yang ada di masjid, di mana menurut nazir masjid bahwa hal tersebut telah diungkapkan beberapa kali,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting.

Sekitar pukul 20.00 WIB, setelah selesai salat Isya, jemaah dan nazir masjid menjumpai M ke rumahnya. Kepala lingkungan mengamankan M dan suaminya ke kantor lurah. Karena suasana pada saat itu sudah agak memanas, maka M dan suaminya diamankan ke Polsek Tanjungbalai Selatan.

Setibanya di Polsek lalu dilakukan pertemuan dengan melibatkan Ketua MUI, Ketua FPI, camat, kepling dan tokoh masyarakat setempat. Pada saat bersamaan massa mulai banyak berkumpul yang dipimpin kelompok elemen mahasiswa dan melakukan orasi. Selanjutnya massa yang diimbau sempat membubarkan diri.

Pukul 22.30 WIB massa kembali berkumpul karena diduga telah mendapat informasi melalui media sosial ( Facebook) yang diposting salah seorang warga. Selanjutnya massa kembali mendatangi rumah M di Jalan Karya. Mereka hendak membakar namun dilarang warga sekitar.

Karena massa sudah semakin banyak dan semakin emosi, selanjutnya massa bergerak menuju Vihara Juanda yg berjarak sekitar 500 meter dari Jalan Karya. Upaya pembakaran dihadang personel Polres Tanjungbalai, namun terjadi pelemparan menggunakan batu sehingga vihara mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Wow! Rusia Akan Wajibkan Pria Punya 2 Istri atau Lebih dan Diberi Tunjangan

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button