Home / News NTT / Maraknya PKS, Jhon Seran kritik Walikota Kupang

Maraknya PKS, Jhon Seran kritik Walikota Kupang

Jhon G. F. Seran. (Foto: Inihari.co)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: DPRD Kota Kupang menyoroti sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terhadap Pedagang Kaki Seribu (PKS) menggunakan mobil yang kian menjamur di Kota Kupang. Pasalnya, selama ini pemerintah hannya lebih fokus mengurus atau menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) baik itu untuk retribusi maupun penertiban karena berdagang tidak sesuai tempat dan peruntukannya.

Sorotan itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang, Jhon G. F. Seran, dalam lanjutan Sidang DPRD Kota Kupang, Senin (11/7/2016).

Menurut Seran, saat ini PKS sudah sangat banyak, bahkan di setiap penjuru Kota Kupang sudah banyak sekali PKS yang menjajakan Roti, buah-buahan, makanan, tanpa peduli bahwa aktifitas dagangan mereka bisa saja menghalangi aktifitas lalu lintas.

“Kenapa saya menyebut Pedagang Kaki Seribu, karena mereka bisa berpindah-pindah kapan saja semau mereka. Mereka juga bisa seenaknya memarkir mobil mereka sambil berdagang bebas tanpa harus membayar retribusi seperti PKL yang menggelar dagangan mereka pada tempat-tempat tertentu,” ujarnya.

Pemerintah, sebut dia, perlu membuat sebuah Perda agar para pedagang yang menggunakan mobil bisa diatur sedemikian rupa, agar mereka lebih tertib dalam menggelar dagangan mereka. Selain itu perlu juga ada aturan agar para PKS bisa memberikan kontribusi bagi PAD lewat retribusi yang mereka bayarkan.

“Kasihan kalau cuma PKL yang dipungut biaya, sedangkan PKS tidak dipungut sama sekali. Perlu dibuat Perda baru yang mengatur, agar tidak menimbulkan kecemburuan dari PKL. Selain itu para PKS juga bisa diatur lebih baik,” pungkas dia.

Penulis: Nyong
Baca Juga :  Dianggap Ingkar Janji, Warga Golorengket Tagih Janji Yoseph Tote-Ande Agas

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button