MORAL-POLITIK.COM : Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menuturkan rencana Pemerintah menaikkan cukai rokok justru berpotensi memunculkan peredaran rokok ilegal di masyarakat.

Pernyataanya itu disampaikan Misbakhun menanggapi rencana Pemerintah menaikkan cukai rokok dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (27/8/2016).

“Sekarang saja sudah ada peredaran rokok ilegal, dengan dinaikannya cukai rokok hingga harganya mencapai Rp 50 ribu maka kemunculan rokok ilegal tanpa cukai akan semakin banyak pula,” papar Misbakhun.

Dia menambahkan dengan kemunculan rokok ilegal akibat tingginya cukai rokok, nantinya justru Pemerintah yang akan kerepotan. Sebab Pemerintah harus sering melakukan penertibam cukai rokok di daerah.

“Sehingga daripada Pemerintah sendiri yang nantinya kerepotan, lebih baik wacana penaikkan cukai rokok hingga harganya mencapai Rp 50 ribu lebih baik dikaji ulang dan mengikuti besaran cukai yang sudah ada sekarang,” tutur Misbakhun.

Sebelumnya, pemerintah mengaku mendengarkan usulan kenaikan harga rokok menjadi Rp 50.000 per bungkus. Oleh karena itu, penyesuaian tarif cukai rokok sebagai salah satu instrumen harga rokok akan dikaji.

“Cukai rokok belum kami diskusikan lagi. Tetapi kami kan biasanya setiap tahun ada penyesuaian tarif cukainya,” ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (17/8/2016).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

39 + = 47