Home / News NTT / Gubernur Frans minta Pramuka memelopori Gerakan Revolusi Mentalnya Presiden Jokowi !

Gubernur Frans minta Pramuka memelopori Gerakan Revolusi Mentalnya Presiden Jokowi !

Pelantikan Majelis Pembimbing Daerah dan Pengurus Kwartir Daerah NTT Masa Bakti 2015-2020, di Hotel Aston Kupang, Kamis (8/9/2016). Foto: Dok. Biro Humas Setda Provinsi NTT.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya (Frans) mengharapkan Pramuka memelopori Gerakan Revolusi Mental yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Gubernur Frans dalam sambutan pada acara Pelantikan Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) dan Pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) NTT Masa Bakti 2015-2020, di Hotel Aston Kupang, Kamis (8/9/2016). Adapun tema yang dikedepankan dalam acara tersebut adalah Pramuka Keren, Gembira dan Asyik.

Melansir siaran pers Kepala Biro Hubungan Masyarakat Setda Provinsi NTT Semuel D. Pakereng, Gubernur Frans mengatakan bahwa Pramuka merupakan wadah yang cocok dalam mengembangkan Revolusi Mental. Melalui berbagai kegiatan dan kebersamaan yang dipupuk dalam gerakan Pramuka, generasi penerus dilatih untuk mengukir prestasi melalui kerja keras. Bukannya bermental instan, meraih kesuksesan tanpa perjuangan.

“Para anggota Pramuka juga hendaknya menjadi penggerak dalam menciptakan kebersihan dan kerapihan dalam masyarakat,” kata Gubernur NTT yang juga menjabat sebagai Ketua Mabida NTT.

Gerakan Pramuka, tambahnya, sangat penting dalam membangkitkan semangat cinta tanah air di kalangan generasi penerus bangsa. Gairah untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus tetap terpatri dalam diri kaum muda dan anak-anak.

pramukaFoto: Dok. Biro Humas Setda Provinsi NTT.

Gubernur Frans yang bakal mengakhiri masa jabatan di periode keduanya pada Juli 2018 mendatang menambahkan, melalui Gerakan Pramuka, kita dapat mengantar generasi muda yang berkarakter Pancasila, berwawasan nasional dan kebangsaan tanpa diskriminasi untuk terus membangun NKRI. Lewat pengamalan nilai Tri Satya dan Dasa Dharmanya,negara ini akan tetap aman dan tenteram.

Baca Juga :  Mulai normal, tapi blangko e-KTP masih kurang

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button