Nicky Uly sebelah kanan. (foto: akun facebook Nicky Uly)

 

 

MORAL-POLITIK.COM : Riak-riak pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Kupang yang akan digelar medio Februari 2017 semakin dihangatkan dengan siapakah sosok yang diusulkan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Kupang untuk masa bakti selama empat bulan.

Sesuai regulasi, sebelum Wali Kota petahana Jonas Salean ditetapkan sebagai Calon Wali Kota Kupang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang, Gubernur Frans sudah mengusulkan tiga nama Pejabat Provinsi NTT kepada Mendagri Tjahjo Kumolo untuk dipertimbangkan sebagai Plt. Wali Kota Kupang.

Rahasianya sistem kerja pemerintahan menyebabkan belum diketahuinya siapakah tiga sosok pejabat yang diusulkan Gubernur Frans kepada Mendagri Tjahjo.

Kendati demikian, bisa diduga-duga siapakah sosok yang berkompoten untuk menduduki jabatan Plt. jika dilihat dari faktor senioritas aparatur sipil negara (ASN), faktor kapabilitas, faktor kapasitas, dan faktor-faktor “ideologis” yang sesuai dengan aspek sosial budaya Kota Kupang.

Dua nama pejabat yang digadang-gadang telah diusulkan dan bakal mendapat kepercayaan dari Mendagri Tjahjo adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT atau yang karib disebut Asisten I Yohana Lisapaly, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT Andreas W. Koreh.

Kedua sosok pejabat tersebut bukan lagi Pejabat Pratama, tapi telah menjadi Pejabat Pratama Madya karena golongannya IV/d. Sedangkan Pejabat Pratama golongannya IV/a sampai IV/c.

Nicky Uly

Terkait siapakah sosok ideal sebagai Plt. Wali Kota Kupang, mendapat respons dari Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Kupang Nicky Uly.

“Jika Asisten I Yohana Lisapaly atau Andreas W. Koreh yang ditunjuk menjadi Plt. Wali Kota Kupang, maka itu merupakan keputusan tepat dari Gubernur NTT,” kata mantan Ketua FKPPI NTT ini kepada moral-politik.com, di Kota Kupang, Selas (18/10/2016).

Menurutnya, Andreas W. Koreh maupun Yohana Lisapaly punya kompetensi yang sama untuk menjadi Plt. Wali Kota Kupang, apalagi tingkat kesibukan diakhir tahun anggaran, dan memasuki tahun anggaran yang baru sangat tinggi, kedua figur sama dapat melanjutkan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan. “Kedua pejabat ini sangat mampu menjadi PLT Wali Kota Kupang,” tambahnya.

Bahkan Nicky menegaskan, Asisten I, dan Kadis PU NTT, keduanya tidak diragukan lagi kapasitasnya.

Soal kerjasama, Nicky memastikan bahwa pada prinsipnya DPRD siap bekerja sama dengan siapapun Plt. Wali Kota yang ditunjuk pemerintah pusat lewat Gubernur NTT tersebut.

Penulis : Nyongki

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

31 − 28 =