MORAL-POLITIK.COM : Riak-riak pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Kupang yang akan di gelar medio Februari 2015 mendatang semakin dihangatkan dengan siapakah sosok yang diusulkan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Kupang untuk masa bhakti selama empat bulan.

Sesuai regulasi, sebelum Wali Kota petahana Jonas Salean ditetapkan sebagai Calon Wali Kota Kupang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang, Gubernur Frans sudah mengusulkan tiga nama Pejabat Provinsi NTT kepada Mendagri Tjahjo Kumolo untuk dipertimbangkan sebagai Plt. Wali Kota Kupang.

Rahasianya sistem kerja pemerintahan menyebabkan belum diketahuinya siapakah tiga sosok pejabat yang diusulkan Gubernur Frans kepada Mendagri Tjahjo.

Kendati demikian, bisa diduga-duga siapakah sosok yang berkompoten untuk menduduki jabatan Plt. jika dilihat dari faktor senioritas aparatur sipil negara (ASN), faktor kapabilitas, faktor kapasitas, dan faktor-faktor “ideologis” yang sesuai dengan aspek sosial budaya Kota Kupang.

Dua nama pejabat yang digadang-gadang telah diusulkan dan bakal mendapat kepercayaan dari Mendagri Tjahjo adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT atau yang karib disebut Asisten I Yohana Lisapaly, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT Andreas W. Koreh.

Kedua sosok pejabat tersebut bukan lagi Pejabat Pratama, tapi telah menjadi Pejabat Pratama Madya karena golongannya IV/d. Sedangkan Pejabat Pratama golongannya IV/a sampai IV/c.

Baca Juga :  Kabar Baik!! Thom Gah Berikan 70 Ribu Benih Ikan Air Tawar Kepada Masyarakat Kota Kupang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here