Home / Gaya Hidup / Gubernur Ganjar menanggapi fenomena “Om Telolet Om”

Gubernur Ganjar menanggapi fenomena “Om Telolet Om”

Nursita Sari -- Anak-anak menunjukkan kertas dan kardus bertuliskan "om telolet om" kepada pengemudi bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (23/12/2016).

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Zaman terus berubah. Manusia yang ingin selalu mengikuti perkembangannya harus aktif kreatif meresponsinya.

Begitupun dengan fenomena ‘om telolet om’ yang populer belakangan ini, ikut mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Kegiatan mencari suara klakson dari bus antar kota antar provinsi itu dinilai lebih baik, ketimbang kegiatan yang menjurus hal negatif.

“Lebih baik berkerumun, lalu teriak-teriak mengangkat tulisan “om telolet om” ketimbang narkoba dan pornografi,” kata Ganjar, Semarang, Migggu (25/12/2016).

Namun demikian, kegiatan tersebut perlu mendapat perhatian dari kalangan orang tua. Anak-anak yang mencari klakson unik bus biasanya berdiri di pinggir jalan raya, sehingga bisa membahayakan sang anak itu sendiri.

Ganjar pun meminta orang tua diminta berhati-hati dalam menjaga sang anak, ketika mencari suara-suara unik tersebut. “Orang tua, hati-hati. Itu kan di pinggir jalan,” ucapnya.

Terkait fenomena ini, Ganjar menganggap perlu agar anak terhindar dari kegiatan negatif. Sejumlah kegiatan pun bisa disemarakkan, khususnya berkaitan dengan om telolet om.

Baca Juga :  KDRT Tangsel tinggi, PATBM ajak lindungi hak anak

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button