Home / Populer / Hadapi penyebar berita Hoax, ini sikap Jokowi

Hadapi penyebar berita Hoax, ini sikap Jokowi

Presiden Joko Widodo meninjau ruangan unit contoh (mock up) ketika melakukan kunjungan pemasangan atap atau topping off proyek Wisma Atlet Asian Games XVIII 2018 di Kemayoran, Jakarta, Kamis (29/12). (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Pemerintah gerah menghadapi berita-berita hoax di media online. Presiden Joko Widodo (Jokowi) unjuk sikap tegasnya.

Pelaku penyebar berita hoax atau bohong harus ditindak. Media-media online atau daring yang sengaja membuat berita provokatif juga perlu dievaluasi.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin Rapat Terbatas dengan topik Antisipasi Perkembangan Media Sosial di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/12/2016).

“Penegakan hukum harus tegas dan keras. Kita harus evaluasi media-media online yang sengaja memproduksi berita-berita bohong tanpa sumber yang jelas, dengan judul yang provokatif dan mengandung fitnah,” kata Presiden.

Menurut Presiden, perkembangan teknologi informasi memang bermanfaat untuk masyarakat. Meski begitu, aspek negatif atas itu juga begitu banyak. Diungkapkan, informasi meresahkan, berupaya mengadu domba serta memecah belah bangsa, marak beredar. Misalnya, beberapa ujaran kebencian, pernyataan kasar, mengandung fitnah dan provokatif.

“Kalau kita lihat bahasa-bahasa yang dipakai adalah bahasa-bahasa, misalnya, bunuh, bantai, gantung. Sekali lagi, ini bukan budaya kita, bukan kepribadian bangsa kita,” tegasnya.

Presiden juga berharap adanya suatu gerakan peningkatkan literasi dan edukasi, termasuk menjaga etika netizen. “Gerakan ini penting untuk mengajak netizen kampanyekan bagaimana berkomunikasi melalui media sosial yang baik, yang beretika, yang produktif, yang positif, yang berbasis nilai-nilai budaya kita,” ujarnya.

Presiden menyatakan, jumlah pengguna internet aktif di Tanah Air mencapai 132 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 129 juta memiliki akun media sosial aktif. Ditambahkan, rata-rata netizen menghabiskan waktu 3,5 jam per hari menggunakan internet melalui telepon pintar.

Baca Juga :  Ingin awet muda? Simak tipsnya Nana Mirdad

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button