Home / Populer / Hari HAM, Anggota DPR Sufmi: Polri Bebaskan Aktivis

Hari HAM, Anggota DPR Sufmi: Polri Bebaskan Aktivis

Ilustrasi/Istimewa

Bagikan Halaman ini

Share Button

Tanggal 10 Desember setiap tahunnya ditetapkan sebagai Hari Hak Asasi Manusia sedunia. Anggota DPR RI memandang peringatan Hari HAM ini mestinya diapresiasi beda oleh Polri, terutama berkaitan dengan penangkapan terhadap aktivis yang dituduh melakukan makar.

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM : Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) hari ini seharusnya menjadi momentum bagi Polri untuk membebaskan para aktivis yang ditahan dengan tuduhan makar. Sebab, penahanan sejumlah aktivis itu menjadi tidak relevan setelah Aksi 212 terbukti dilakukan dengan damai, tanpa ada satu insiden kecil, apalagi makar.

Anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, dari segi usia, rata-rata aktivis yang ditangkap sudah uzur. Kesehatan mereka bisa bermasalah di dalam rutan.

“Kalau sampai ada apa-apa dengan kesehatan mereka yang repot ya polisi juga,” kata Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/12/2016).‎

Menurut dia, perlakuan terhadap para aktivis tersebut jangan dibeda-bedakan dengan perlakuan terhadap tersangka pelaku tindak pidana lain yang mendapatkan keistimewaan karena tidak satu hari pun ditahan. “J‎angan sampai masyarakat menganggap penegakan hukum hanya tajam terhadap orang orang tertentu,” ujarnya.

Dia mengatakan, ‎keberhasilan Polri mengamankan Aksi Bela Islam II pada Jumat (11 November 2016) atau dikenal 411 dan Aksi Bela Islam III pada Jumat (2 Desember 2016) atau 212 jangan sampai dinodai tindakan penangkapan dan penahanan yang tidak perlu.

Baca Juga :  JK jadi cawapres Jokowi, anggaplah itu kesempatan terakhir

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button