Home / Populer / Kapolda Iriawan dituntut minta maaf kepada DPR

Kapolda Iriawan dituntut minta maaf kepada DPR

M Iriawan/Net

Bagikan Halaman ini

Share Button

Sejumlah Anggota DPR merasa tersinggung dengan pernyataan Kapolda Metro Jaya. Mereka menuntut sang Kapolda meminta maaf.

 

MORAL-POLITIK.COM : Imbauan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan kepada anggota DPR saat Aksi Bela Islam III (212) dinilai berlebihan.

Saat itu, Kapolda yang akrab dipanggil Iwan Bule ini mengeluarkan pernyataan yang melarang anggota dewan masuk ke Kompleks Parlemen bila masuknya bersama-sama massa aksi. Sementara untuk mengantisipasi massa demonstran menduduki gedung DPR RI, Iriawan menyarankan anggota DPR untuk tidak masuk kantor pada 2 Desember 2016.

“Pernyataan kapolda Metro Jaya adalah merendahkan DPR. Padahal DPR berperan aktif membantu Polri untuk jalankan tupoksi melakukan pengamanan,” sesal anggota Komisi III Muhammad Syafi’i saat konferensi pers bersama Anggota Komisi III lainnya di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (16/12).

Politisi Gerindra yang akrab disapa Romo Syafi’i ini menyebut bahwa lembaga tinggi negara seperti DPR punya protokoler sendiri dalam menangani kasus yang dimaksud Iwan Bule. Terlebih tak ada satupun anggota DPR yang ikut demo terindikasi melakukan makar terhadap pemerintahan yang sah.

Atas alasan itu, Romo Syafi’i mendesak Iwan Bule minta maaf karena pernyataannya telah merendahkan DPR.

“DPR mendesak Kapolda Metro Jaya untuk meminta maaf atas komentarnya yang merendahkan DPR,” pungkasnya.

 

Penulis  : ian
Editor     : Athen
Sumber : Rmol.co
Baca Juga :  Adhie Massardi: "SBY ketakutan sehingga bentuk Grup D"

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button