Home / Sains / Kisah penemuan penting soal HIV tahun 2016

Kisah penemuan penting soal HIV tahun 2016

Thinkstockphotos -- Ilustrasi

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Satu-satunya penyakit mematikan yang belum ditemukan obat mujarab untuk penangkalnya adalah Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Sepanjang tahun 2016 HIV telah menginfeksi puluhan juta orang di seluruh dunia. Di Indonesia, kasus HIV seperti fenomena gunung es.

Sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan HIV-AIDS. HIV selama ini ditekan dengan konsumsi obat antiretroviral (ARV). Para ilmuwan di seluruh dunia pun terus mencari cara untuk menyembuhkan HIV.

Setiap penemuan yang ada sangat penting bagi perkembangan pengobatan HIV di dunia. Berikut penemuan tentang HIV sepanjang 2016 seperti dikutip dari Medical Daily.

1. Menghilangkan HIV dari DNA Manusia
Bulan Maret, peneliti dari Temple University mempublikasikan hasil temuannya mengenai teknik mengedit gen CRISPR / Cas9 untuk menghilangkan virus HIV dari DNA manusia.

Penelitian menunjukkan, sel-sel yang telah diedit ternyata tidak rentan mengalami infeksi berulang. Ini adalah sebuah kemajuan dibanding penelitian sebelumnya. Suatu hari nanti, teknik mengedit gen tersebut diharapkan bisa menjadi cara menyembuhkan HIV.

2. Percobaan vaksin HIV ke manusia
Penelitian vaksin HIV mengalami perkembangan yang baik tahun 2016 ini. Pada bulan Juli, peneliti mulai melakukan uji coba vaksin terhadap orang-orang di Afrika Selatan. Seperti diketahui, Afrika Selatan merupakan wilayah dengan kasus HIV-AIDS tertinggi.

Pada percobaan vaksin sebelumnya di tahun 2009, hanya 31 persen yang berhasil. Para peneliti yakin, dengan adanya perbaikan formula, vaksin kali ini akan lebih efektif mencegah HIV.

3. Mengembangkan obat antivirus
Pada Agustus, para ilmuwan dari Medical Research Council (MRC) Laboratorium Biologi Molekuler di Cambridge dan University College London telah menemukan komponen penting dari virus HIV yang dapat menginfeksi sel-sel tubuh.

Baca Juga :  MTs Darussalam gondol Piala Lomba Pramuka se Tangsel

Hasil penelitian ini diharapkan menjadi gerbang untuk menemukan terapi obat terbaru yang lebih efektif untuk mengendalikan virus.

Penulis  : Dian Maharani
Editor     : Bestari Kumala Dewi, Erny
Sumber : Medical Daily, Kompas.com

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button