Home / Populer / Mendagri ungkap alasan belum berhentikan sementara Ahok

Mendagri ungkap alasan belum berhentikan sementara Ahok

Tjahjo Kumolo. (Antara)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Indonesia sebagai negara hukum mendorong Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo harus bertindak sesuai regulasi  hukum yang berlaku, terutama terkait posisi Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama.

 

 

MORAL-POLITIK.COM : Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) masih menunggu nomor register perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Setelah nomor regsiter diterima, Kemdagri akan memberhentikan sementara Ahok.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan pihaknya berpegang pada Pasal 83 Ayat (2) Undang-Undang (UU) 23/2014 tentang Pemda (Pemerintah Daerah). Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa kepala daerah dalam posisi terdakwa harus diberhentikan sementara.

“Ya amanat UU, belum kami buat (surat pemberhentian sementara Ahok), karena kami menunggu nomor register dari pengadilan negeri,” kata Tjahjo di Gedung Kemdagri, Jakarta, Kamis (15/12).

Dia mengakui, Ahok sedang dalam status cuti dari posisinya sebagai gubernur DKI. Sebab, Ahok maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI 2017.

Akan tetapi, menurutnya, kepala daerah yang sedang menjalani masa persidangan tetap, semestinya diberhentikan sementara.

“Walaupun dia (Ahok) cuti, ya supaya adil, sama dengan kepala daerah yang selama ini sedang ada proses hukum. Kita harus tetap berpendapat asas praduga tak bersalah, menghormati pengadilan, supaya konsentrasi di sana,” ucapnya.

 

 

Penulis  : Carlos KY Paath/YUD
Editor     : Erny
Sumber : Suara Pembaharuan, BeritaSatu.com
Baca Juga :  Ahok: Lulung Mungkin Mau Ditangkap KPK karena Gratifikasi Lamborghini

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button